Jakarta, Sehatcantik.id – Sidang lanjutan perkara hukum yang melibatkan dokter kecantikan Richard Lee kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Tangerang pada Kamis, 29 Oktober 2026.
Dalam agenda pemeriksaan terdakwa tersebut, Richard membeberkan sejumlah kejanggalan substansial terkait produk suplemen White Tomato (WT) yang dijadikan barang bukti setelah sebelumnya diuji oleh pihak pelapor, Dokter Detektif (Doktif).
Richard memastikan bahwa produk yang diperkarakan tersebut sejak awal bukan berasal dari perusahaannya maupun dari distributor resmi miliknya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan penelusurannya, Doktif diketahui tidak membeli produk itu langsung dari tempatnya, melainkan melalui pihak ketiga yaitu Graba Shop dan Rachel Shop.
Keyakinan Richard bahwa barang bukti tersebut merupakan produk tiruan semakin menguat setelah ia mencocokkan fakta-fakta persidangan dengan rekam jejak catatan transaksi daring.
Ia menemukan adanya kejanggalan jumlah stok barang yang tidak masuk akal, seperti Graba Shop yang tercatat hanya membeli 13 boks produk namun data penjualannya di platform Shopee justru mencapai 21 transaksi.
Selain itu, sisa stok yang dihadirkan di persidangan dinilai tidak sesuai dengan perhitungan barang yang telah terjual sehingga memunculkan selisih delapan produk.
“Beli 13 boks, terjual di Shopee tadi 21. Artinya ada 8 produk palsu. Delapannya produk apa nih? Produk palsu dong. Berarti yang dibeli Doktif ataupun juga barang bukti yang ada di sini palsu,” tegas Richard seusai persidangan.
Kasus hukum ini sendiri bermula dari konten yang diunggah oleh Doktif yang menampilkan hasil uji laboratorium terhadap produk kecantikan milik Richard Lee.
Dari konten tersebut, muncul perdebatan hukum di muka persidangan mengenai keaslian barang serta dugaan terkait kandungan bahan pada produk yang dipersoalkan. (Sbw)












