Viral! Doktif Bongkar Dugaan Kandungan Beeru Stevia Tak Sesuai Klaim

- Editor

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doktif menunjukkan produk Beeru Stevia yang tengah menjadi sorotan terkait dugaan ketidaksesuaian antara kandungan dan klaim pada kemasan. (Foto: Instagram Doktif)

Doktif menunjukkan produk Beeru Stevia yang tengah menjadi sorotan terkait dugaan ketidaksesuaian antara kandungan dan klaim pada kemasan. (Foto: Instagram Doktif)

Jakarta, Sehatcantik.id – Produk pemanis Beeru Stevia menjadi sorotan setelah dr. Amira Farahnaz alias Doktif (Dokter Detektif) mengungkap dugaan adanya kandungan yang tidak sesuai dengan informasi pada label kemasan.

Produk yang dipasarkan sebagai alternatif pengganti gula itu selama ini menyasar konsumen yang ingin mengurangi asupan gula dan kalori. Namun, hasil pengujian laboratorium independen yang dibagikan Doktif memunculkan pertanyaanpettaja mengenai kandungan sebenarnya dalam produk tersebut.

Melalui akun Instagramnya pada 28 Oktober 2026, Doktif mengaku telah melakukan pengujian terhadap Beeru Stevia di laboratorium independen.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut hasil yang dibagikannya, produk tersebut diduga mengandung energi sebesar 188,84 kilokalori per 100 gram. Sementara kadar karbohidratnya disebut mencapai 47,21 persen.

Baca Juga :  Lagi, BPOM Cabut Izin 11 Kosmetik Berbahaya

Temuan itu kemudian dipertanyakan karena Beeru Stevia mencantumkan klaim zero calorie dan dipasarkan sebagai pilihan bagi konsumen yang tengah menjalani program diet atau membatasi konsumsi gula.

Doktif juga menyoroti dugaan adanya neotame dan sukralosa dalam produk tersebut. Kedua jenis pemanis buatan itu, menurutnya, tidak tercantum dalam daftar komposisi pada kemasan.

“Di komposisinya, tidak tertulis neotame dan sukralosa,” ujar Doktif.

Ia bahkan menduga kadar kedua pemanis tersebut melampaui batas yang ditetapkan. Karena itu, Doktif meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan melakukan pemeriksaan langsung terhadap produk dan fasilitas produksinya.

Menanggapi polemik tersebut, Beeru Indonesia menyatakan tengah melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan mitra manufaktur terkait formulasi, pengadaan bahan baku, hingga proses produksi.

Baca Juga :  Kemenkes Luruskan Kasus HIV Sidoarjo: Banyak Terdeteksi Bukan Berarti Penularan Naik

Untuk sementara, Beeru Indonesia menghentikan penjualan Beeru Stevia hingga proses verifikasi selesai dilakukan.

“Meski begitu, sebagai pemilik merek, Beeru tetap bertanggung jawab. Langkah yang kami ambil saat ini adalah menghentikan sementara penjualan Beeru Stevia hingga proses verifikasi selesai,” demikian pernyataan manajemen Beeru Indonesia.

Pihak perusahaan juga menyampaikan permohonan maaf atas kekhawatiran konsumen dan berjanji memberikan informasi terbaru setelah proses verifikasi selesai.

Polemik ini turut menyita perhatian konsumen yang selama ini menggunakan Beeru Stevia sebagai alternatif pengganti gula.

Kini, kesesuaian antara klaim pada kemasan dan kandungan produk menjadi perhatian utama. Kepastian mengenai persoalan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan dan pengujian lebih lanjut. (Sbw)

Berita Terkait

Taruna Ikrar Temui Suyudi, BPOM dan Polri Bidik Modus Baru Kejahatan Obat
BPOM Soroti Lonjakan Pengobatan Mandiri: 78 Persen Warga Andalkan Diri Sendiri dan AI
BPOM Selidiki Video Viral Teh Botol Sosro Diduga Berisi Sabun Saat Demo 28 Oktober
Menkes Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Masih Telusuri Kandungan Produk
Richard Lee Ungkap Kejanggalan Barang Bukti Kasus Doktif, Pastikan White Tomatonya Palsu
Kemenkes Perluas Vaksin HPV ke Anak Laki-laki, Cegah Kanker Sejak Dini
Senam Somatik, Gerakan Pelan untuk Menjaga Tubuh Perempuan Menopause
Kulit Buah Pepaya Ternyata Punya Potensi Manfaat untuk Kesehatan, Ini Penjelasan Kemenkes

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:25 WIB

Taruna Ikrar Temui Suyudi, BPOM dan Polri Bidik Modus Baru Kejahatan Obat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

BPOM Soroti Lonjakan Pengobatan Mandiri: 78 Persen Warga Andalkan Diri Sendiri dan AI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:56 WIB

BPOM Selidiki Video Viral Teh Botol Sosro Diduga Berisi Sabun Saat Demo 28 Oktober

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Menkes Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Masih Telusuri Kandungan Produk

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Richard Lee Ungkap Kejanggalan Barang Bukti Kasus Doktif, Pastikan White Tomatonya Palsu

Berita Terbaru