Wow, 45 Finalis Putri Indonesia Jadi Duta BPOM

- Editor

Jumat, 25 April 2025 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Sehatcantik.id – Badan Pengawas Obat dan Makanam (BPOM) RI membuat gebrakan baru. Sebanyak 45 finalis Puteri Indonesia 2025 dari 34 provinsi resmi dikukuhkan BPOM sebagai Duta Obat dan Makanan Aman. Pengukuhan ini menjadi simbol sinergi antara kecantikan, kecerdasan, dan kepedulian generasi muda terhadap kesehatan masyarakat.

Bertempat di Aula Bhinneka Tunggal Ika, Gedung BPOM, para finalis hadir dalam rangkaian kegiatan pembekalan seputar pemilihan kosmetik yang aman, dalam rangkaian bulan Kartini, Selasa (22/4).

Mereka didampingi jajaran penting dari PT Mustika Ratu Tbk, termasuk Presiden Direktur Bingar Edigius Situmorang, Direktur dan Ketua Panitia Pemilihan Puteri Indonesia 2025 Kusuma Ida Anjani, Associate Director R&D Dewita Agus, serta Puteri Indonesia Lingkungan 2024 Sophie Kirana.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jakarta, Sehatcantik.id – dengan Hari Kartini yang jatuh pada Senin (21/4/2025), BPOM menerima kehadiran 45 Kartini milenial dari 34 provinsi di Indonesia, yaitu Finalis Puteri Indonesia Tahun 2025. Ke-45 finalis hadir untuk mendapatkan pembekalan dan pengetahuan tentang kosmetik aman.

Kehadiran finalis Puteri Indonesia didampingi oleh Presiden Direktur PT Mustika Ratu Bingar Edigius Situmorang, Direktur PT Mustika Ratu yang sekaligus merupakan Ketua Panitia Pemilihan Puteri Indonesia Tahun 2025 Kusuma Ida Anjani, Associate Director R&D PT Mustika Ratu Tbk Dewita Agus, serta Puteri Indonesia Lingkungan Tahun 2024 Sophie Kirana.

Kepala BPOM Taruna Ikrar beserta jajaran BPOM secara langsung menerima kehadiran rombongan finalis tersebut pada Malam Ramah Tamah yang berlangsung di Aula Bhinneka Tunggal Ika BPOM.

Baca Juga :  Makanan yang Menimbulkan Jerawat, Jangan Dimakan

Dalam sambutannya, Taruna Ikrar menyebut bahwa finalis Puteri Indonesia dengan kecantikan dan kecerdasannya menjadi representasi dari ke-Bhinneka Tunggal Ika-an Indonesia dan merupakan aset besar bagi bangsa. “Saya yakin para finalis beserta keluarga besar dan daerah yang diwakilinya memiliki keterikatan, baik secara fisik maupun batiniah ke BPOM. Maksudnya di sini adalah karena setiap orang, mulai dari kandungan sampai masuk ke liang lahat, pasti membutuhkan makanan, minuman, suplemen kesehatan, obat, termasuk kosmetik [yang menjadi komoditas pengawasan BPOM],” tutur Taruna Ikrar.

Berkaitan dengan hal tersebut, Taruna Ikrar menyebut pentingnya kehadiran para finalis Puteri Indonesia untuk berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat luas tentang bagaimana cara memilih produk obat dan makanan aman, termasuk kosmetik. Mereka diharapkan dapat menjadi perpanjangan tangan BPOM dalam melakukan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) yang menjangkau masyarakat ke berbagai daerah.

“Jadi, kami berharap para finalis Puteri Indonesia yang hadir malam ini nantinya bisa membahasakan, mengungkapkan, mengajarkan, mengomunikasikan tentang pentingnya memilih kosmetik, obat, dan makanan yang aman,” lanjut Taruna Ikrar.

Sebelumnya di hari yang sama, para finalis memperoleh materi pembekalan tentang peran Puteri Indonesia sebagai influencer kosmetik yang aman yang disampaikan oleh Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik BPOM Mohamad Kashuri. Pembekalan membahas tentang definisi dan tujuan penggunaan kosmetik, label pada kosmetik, tantangan dalam pengawasan kosmetik, efek samping yang mungkin timbul dari penggunaan kosmetik, bahan dilarang yang sering ditemukan dalam kosmetik dan dampaknya bagi kesehatan, serta tips dan trik untuk memilih kosmetik aman.

Baca Juga :  Mengatasi Kulit Kering dan Kasar di Wajah

Untuk menobatkan peran para finalis Puteri Indonesia sebagai duta KIE BPOM, Kepala BPOM mengukuhkan ke-45 finalis sebagai Duta Obat dan Makanan Aman. Pengukuhan secara simbolis dilakukan melalui penyematan selempang Duta Obat dan Makanan Aman kepada perwakilan finalis, yaitu Puteri Indonesia Aceh Tahun 2025 Mutiara Hasanah, Puteri Indonesia Nusa Tenggara Barat Tahun 2025 Cahaya Sukma Dewi, dan Puteri Indonesia Sulawesi Selatan Tahun 2025 Andi Adriana Rumpang.

Ketua Panitia Pemilihan Puteri Indonesia Tahun 2025 Kusuma Ida Anjani menyampaikan terima kasih kepada BPOM yang telah memberikan kesempatan kepada para finalis Puteri Indonesia Tahun 2025 untuk memperoleh edukasi mengenai pemilihan kosmetik aman.

“Sesuai dengan tema kami tahun ini, Pak, kami mengangkat tema brave dan be right. Kami percaya bahwa selain harus memiliki keberanian untuk bicara, kita juga harus berani untuk mengambil keputusan yang benar.

Ke depannya, para finalis akan berhadapan dengan promosi kosmetik dari berbagai merek. Jadi, kami meyakini mereka harus paham kosmetik yang aman seperti apa,” ujar Kusuma Ida Anjani.

Ia juga mengapresiasi upaya yang dilakukan BPOM dalam mengupayakan jaminan keamanan, mutu, dan manfaat kosmetik yang beredar di Indonesia, yang salah satunya ditunjukkan melalui pengungkapan temuan kosmetik ilegal yang belum lama dirilis oleh BPOM. “Kolaborasi BPOM dengan Yayasan Puteri Indonesia kami harapkan bisa berlangsung terus untuk menginspirasi perempuan-perempuan muda Indonesia. Kami percaya bahwa saat kita mendidik perempuan, maka kita mendidik seluruh keluarga,” katanya. (Sbw)

Berita Terkait

Sampo Selsun Ditarik BPOM, Rohto Minta Maaf
Lagi, BPOM Cabut Izin 11 Kosmetik Berbahaya
BPOM Wajibkan Minimarket Punya Pengawas Obat, Tak Harus Apoteker
Meski Anggaran Kalah dengan Pengadaan Kaos Kaki, Taruna Ikrar Tancap Gas Sidak MBG
BPOM Gandeng Finalis Puteri Indonesia Perkuat Keamanan Obat dan Makanan
BPOM Sikat Peredaran Gas Tertawa di Marketplace, Baby Whip Jadi Kedok
Vaksin Campak Dewasa, Langkah Baru BPOM Melawan Kejadian Luar Biasa
BPOM Bongkar 24 Obat Herbal Berbahan Kimia

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:23 WIB

Sampo Selsun Ditarik BPOM, Rohto Minta Maaf

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:23 WIB

Lagi, BPOM Cabut Izin 11 Kosmetik Berbahaya

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:21 WIB

BPOM Wajibkan Minimarket Punya Pengawas Obat, Tak Harus Apoteker

Kamis, 30 April 2026 - 10:59 WIB

Meski Anggaran Kalah dengan Pengadaan Kaos Kaki, Taruna Ikrar Tancap Gas Sidak MBG

Senin, 13 April 2026 - 19:49 WIB

BPOM Gandeng Finalis Puteri Indonesia Perkuat Keamanan Obat dan Makanan

Berita Terbaru

BPOM kembali menegaskan sikap tegasnya dengan menarik produk kosmetik bermasalah dari peredaran tanpa kompromi. (Foto: BPOM RI)

Berita

Sampo Selsun Ditarik BPOM, Rohto Minta Maaf

Senin, 11 Mei 2026 - 17:23 WIB

BPOM mencabut izin 11 kosmetik berbahaya yang mengandung merkuri, hidrokinon, dan zat lain yang mengancam kesehatan di balik janji kulit cantik instan. (Foto: BPOM)

Berita

Lagi, BPOM Cabut Izin 11 Kosmetik Berbahaya

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:23 WIB

Pihak dr. Richard Lee menyiapkan langkah hukum untuk melaporkan Dokter Detektif atas tuduhan soal status mualaf yang dinilai sebagai pencemaran nama baik dan fitnah. (Foto: Danu Baharuddin/Sehatcantik.id)

Berita

Tuding Mualaf Settingan, Richard Lee Siap Seret Doktif

Rabu, 29 Apr 2026 - 16:39 WIB