Jakarta, Sehatcantik.id — Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) memastikan akan berkoordinasi dengan kementerian terkait guna mencegah peredaran ikan asin yang diduga disemprot pestisida agar tidak sampai dikonsumsi masyarakat.
Langkah cepat ini diambil menyusul beredarnya video viral di media sosial yang memperlihatkan seorang pria secara terang-terangan menyemprotkan cairan pestisida ke tumpukan ikan asin yang sedang dijemur di bawah terik matahari.
Kepala BPOM Taruna Ikrar menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, aksi itu membuktikan masih ada pelaku usaha dan nelayan yang belum memahami bahaya besar menggunakan pestisida sebagai disinfektan instan untuk mengusir lalat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Karena kita tahu kandungannya itu kan banyak kimia-kimia yang berbahaya dan itu tidak hilang. Pada saat disemprot memang lalatnya terbang, tetapi setelah itu nanti ikan dimakan oleh rakyat kita, konsumen ini berbahaya,” kata Taruna Ikrar di Jakarta, Selasa.
Sebagai tindak lanjut, Taruna Ikrar telah menginstruksikan seluruh balai POM di daerah untuk turun tangan mengedukasi masyarakat serta nelayan agar tidak lagi mengulangi praktik berbahaya tersebut. BPOM juga tidak akan tinggal diam terhadap produk yang telanjur beredar.
“Yang kedua, kami berharap supaya itu jangan diedarkan karena itu berbahaya. Kami punya hak untuk menyita barang-barang UMKM ini, pelakunya,” tegasnya.
Ia menambahkan, insiden ini menjadi momentum penting untuk memperkuat pelaksanaan program Training of Trainers (ToT) demi menjaga keamanan pangan secara menyeluruh. Hal ini juga menjadi prasyarat mutlak untuk memastikan generasi muda Indonesia dapat tumbuh sehat menuju visi Generasi Emas 2045.
“Karena satu prinsipnya Badan POM, bukan pangan kalau tidak aman. Jadi pangan, makanan harus aman,” pungkasnya. (Sbw)












