Peneliti Rusia Tewas akibat Pneumonia Misterius, Kemenkes Perketat Pintu Masuk Negara

- Editor

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengawasan kesehatan diperketat di pintu masuk internasional Indonesia sebagai langkah antisipasi menyusul kematian seorang peneliti Rusia akibat pneumonia misterius.(Foto: Dok. Angkasa Pura)

Pengawasan kesehatan diperketat di pintu masuk internasional Indonesia sebagai langkah antisipasi menyusul kematian seorang peneliti Rusia akibat pneumonia misterius.(Foto: Dok. Angkasa Pura)

Jakarta, Sehatcantik.id — Kementerian Kesehatan memasang kuda-kuda lebih awal di pintu masuk Indonesia. Pengawasan diperketat setelah seorang peneliti laboratorium di Siberia, Rusia, meninggal dunia akibat infeksi pneumonia misterius.

Meski Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO belum mengeluarkan notifikasi khusus, pemerintah memilih tak menunggu alarm berbunyi lebih keras.

Bandara dan pelabuhan internasional kini menjadi lapisan pertama pengawasan. Bali, salah satu pintu utama keluar-masuk pelaku perjalanan internasional, mendapat perhatian khusus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, mengatakan pengawasan terhadap pelaku perjalanan telah berjalan melalui sistem deklarasi kesehatan digital.

“Pengawasan pelaku perjalanan telah berjalan melalui pengisian deklarasi kesehatan digital All Indonesia-SSHP,” kata Aji di Jakarta, Senin, 5 Oktober.

Baca Juga :  Organ Pernapasan Manusia dan Cara Menjaganya

Namun, penyaringan tidak berhenti di layar deklarasi. Petugas karantina juga menelusuri riwayat perjalanan dan mengamati gejala yang muncul, seperti demam, batuk, hingga sesak napas. Perhatian diberikan terutama kepada pelaku perjalanan yang datang dari wilayah berisiko.

Bila ditemukan gejala yang mengarah pada penyakit menular berbahaya, protokol penanganan segera dijalankan. Pelaku perjalanan dapat dirujuk ke rumah sakit rujukan penyakit infeksi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kemenkes juga memperkuat pengawasan terhadap kemungkinan vektor penyakit. Surveilans tikus dan pinjal di sekitar pintu masuk negara menjadi bagian dari lapisan pertahanan yang disiapkan.

Langkah kewaspadaan itu dipicu peristiwa di Irkutsk Research Anti-Plague Institute of Siberia, Rusia. Seorang peneliti perempuan berusia 28 tahun meninggal setelah mengalami infeksi pneumonia yang penyebabnya belum teridentifikasi.

Baca Juga :  Investigasi Kemenkes: Tindakan Medis dr Icha Dinilai Sesuai Standar, Kasus Intimidasi Masuk Ranah Hukum

Otoritas setempat kemudian mengisolasi dan mengobservasi sekitar 200 orang yang diketahui sempat melakukan kontak erat dengan korban.

Di Indonesia, pemerintah meminta masyarakat tidak terburu-buru panik. Kewaspadaan, dalam hal ini, belum berarti wabah telah datang. Masyarakat diminta mengikuti informasi dari kanal resmi dan tetap menjalankan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat atau PHBS.

Untuk saat ini, belum ada peringatan khusus dari WHO. Namun, Indonesia memilih berjaga sebelum sesuatu yang belum diketahui itu benar-benar mengetuk pintu. (Sbw)

Berita Terkait

Taruna Ikrar Temui Suyudi, BPOM dan Polri Bidik Modus Baru Kejahatan Obat
BPOM Soroti Lonjakan Pengobatan Mandiri: 78 Persen Warga Andalkan Diri Sendiri dan AI
BPOM Selidiki Video Viral Teh Botol Sosro Diduga Berisi Sabun Saat Demo 28 Oktober
Menkes Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Masih Telusuri Kandungan Produk
Richard Lee Ungkap Kejanggalan Barang Bukti Kasus Doktif, Pastikan White Tomatonya Palsu
Kemenkes Perluas Vaksin HPV ke Anak Laki-laki, Cegah Kanker Sejak Dini
Senam Somatik, Gerakan Pelan untuk Menjaga Tubuh Perempuan Menopause
Viral! Doktif Bongkar Dugaan Kandungan Beeru Stevia Tak Sesuai Klaim

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 15:25 WIB

Taruna Ikrar Temui Suyudi, BPOM dan Polri Bidik Modus Baru Kejahatan Obat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

BPOM Soroti Lonjakan Pengobatan Mandiri: 78 Persen Warga Andalkan Diri Sendiri dan AI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:56 WIB

BPOM Selidiki Video Viral Teh Botol Sosro Diduga Berisi Sabun Saat Demo 28 Oktober

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:10 WIB

Menkes Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Masih Telusuri Kandungan Produk

Kamis, 29 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Richard Lee Ungkap Kejanggalan Barang Bukti Kasus Doktif, Pastikan White Tomatonya Palsu

Berita Terbaru