Burnout Nakes Bisa Membahayakan Pasien

- Editor

Jumat, 18 September 2026 - 11:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tenaga kesehatan yang menghadapi tekanan kerja dan risiko burnout dalam menjalankan pelayanan kepada pasien. (Foto: Freepik)

Ilustrasi tenaga kesehatan yang menghadapi tekanan kerja dan risiko burnout dalam menjalankan pelayanan kepada pasien. (Foto: Freepik)

Jakarta, Sehatcantik.id – Burnout pada tenaga kesehatan bukan sekadar soal tubuh yang lelah atau pikiran yang terkuras. Di ruang pelayanan, kondisi ini bisa berujung pada komunikasi yang buruk, empati yang menurun, konsentrasi yang terganggu, hingga meningkatnya risiko kesalahan saat menangani pasien.

Semakin berat tekanan yang dialami nakes, semakin besar pula tantangan untuk menjaga ketelitian dan kualitas pelayanan. Karena itu, kesehatan mental tenaga kesehatan tidak hanya menyangkut kesejahteraan mereka, tetapi juga berkaitan dengan keamanan pasien yang berada di bawah perawatan.

Dalam keterangan yang diterima Sehatcantik.id, Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Imran Pambudi mengatakan persoalan tersebut cukup luas. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan 63 persen tenaga kesehatan pernah mengalami kekerasan verbal di tempat kerja, sedangkan 17-32 persen dilaporkan mengalami burnout.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kelelahan Bisa Berujung Kesalahan

Dampak burnout tidak berhenti pada kondisi psikologis tenaga kesehatan. Ketika kelelahan dan tekanan mental tidak tertangani, komunikasi dengan pasien maupun sesama tenaga medis dapat terganggu.

“Ketika tenaga kesehatan kelelahan atau mengalami trauma, komunikasi terganggu, risiko kesalahan meningkat, dan pemulihan dari insiden keselamatan pasien menjadi lebih sulit. Melindungi pasien berarti juga melindungi tenaga kesehatan,” kata Imran.

Baca Juga :  Waspada Modifikasi Liquid, Rokok Elektrik Rawan Disalahgunakan untuk Narkotika

Gambaran serupa terlihat dalam survei terhadap 1.178 tenaga kesehatan di Indonesia pada 2021. Hasil survei menunjukkan 39 persen dokter umum dan 36 persen dokter residen mengalami kelelahan emosional yang tinggi.

Kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap hubungan tenaga kesehatan dengan pasien. Sebanyak 36 persen dokter residen dan 20 persen dokter umum dilaporkan mengalami penurunan empati yang signifikan.

Bagi pasien, persoalannya bukan semata apakah seorang nakes merasa lelah. Yang lebih penting adalah bagaimana kelelahan tersebut dapat memengaruhi proses pelayanan, mulai dari komunikasi dan pengambilan keputusan hingga ketelitian dalam menjalankan tindakan medis.

Imran menyebut besarnya jumlah tenaga kesehatan membuat persoalan kesehatan mental di sektor ini tidak bisa dipandang sebagai masalah individual.

“Dengan lebih dari 136 juta orang bekerja di sektor kesehatan dan sosial di seluruh dunia dan sekitar 2,2 juta tenaga kesehatan di Indonesia, skala tantangan ini sangat besar,” ujarnya.

Lingkungan Kerja Ikut Menentukan

Karena itu, Kemenkes mendorong pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pengobatan ketika tenaga kesehatan sudah mengalami gangguan. Pencegahan dan penciptaan lingkungan kerja yang lebih aman juga dinilai penting.

Upaya tersebut mencakup peningkatan literasi kesehatan jiwa, membangun lingkungan kerja yang suportif, mendorong tenaga kesehatan mencari pertolongan ketika membutuhkan, serta memastikan tersedianya layanan konseling dan penanganan yang aman serta rahasia.

Baca Juga :  Operasional Koperasi Merah Putih Diresmikan, Klinik Kesehatan Mulai Bergerak

Risiko psikososial di tempat kerja juga perlu dikelola. Beban kerja, sistem shift, kekerasan di lingkungan kerja, hingga dukungan dari rekan satu tim merupakan faktor yang dapat memengaruhi kondisi mental tenaga kesehatan.

Di sisi lain, kepastian perlindungan hukum dan jaminan bagi nakes agar dapat bekerja sesuai kompetensi juga menjadi bagian penting. Tekanan moral dan rasa takut dalam menjalankan profesi dapat semakin berat ketika tenaga kesehatan merasa tidak memiliki perlindungan yang memadai.

Kemenkes menilai pelayanan yang aman tidak dapat dilepaskan dari kondisi tenaga kesehatan yang memberikan layanan. Nakes yang bekerja dalam lingkungan tidak aman, minim dukungan, atau mengalami gangguan kesehatan mental menghadapi tantangan lebih besar dalam menjalankan tugasnya.

Momentum Hari Keselamatan Pasien Sedunia yang diperingati setiap 17 September menjadi pengingat bahwa perhatian terhadap pasien perlu berjalan beriringan dengan perlindungan terhadap tenaga kesehatan.

“Para pemimpin harus berkomitmen pada perubahan sistemik, organisasi harus memasukkan kesejahteraan tenaga kesehatan ke dalam tata kelola keselamatan, dan masyarakat harus menghargai tenaga kesehatan yang menjaga keselamatan pasien setiap hari,” kata Imran. (Sbw)

Berita Terkait

Puluhan Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Risikonya bagi Kesehatan
Titik Balik Perang Skincare: Doktif Minta Maaf ke Heni Sagara
Richard Lee Tantang Ahli BPOM: Anda Ahli Apa Hakim?
Pasar Estetika Medis Indonesia Diproyeksi Tembus Rp8,75 Triliun pada 2029
Richard Lee Cecar Reseller Soal Barang Palsu, Isu ‘Barang Gaib’ Muncul di Persidangan
Diplomasi Vaksin Ala BPOM, Siasat Tembus Pasar Afrika
Jejak Gelap Di Balik Perseteruan Selebgram: Saling Kunci Tersangka hingga Tudingan BPOM Palsu
Saksi Absen, Richard Lee Lemas, Sidang Ditunda

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 11:39 WIB

Burnout Nakes Bisa Membahayakan Pasien

Rabu, 16 September 2026 - 09:37 WIB

Puluhan Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Risikonya bagi Kesehatan

Selasa, 15 September 2026 - 16:41 WIB

Titik Balik Perang Skincare: Doktif Minta Maaf ke Heni Sagara

Kamis, 10 September 2026 - 23:29 WIB

Richard Lee Tantang Ahli BPOM: Anda Ahli Apa Hakim?

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Richard Lee Cecar Reseller Soal Barang Palsu, Isu ‘Barang Gaib’ Muncul di Persidangan

Berita Terbaru

Ilustrasi tenaga kesehatan yang menghadapi tekanan kerja dan risiko burnout dalam menjalankan pelayanan kepada pasien. (Foto: Freepik)

Berita

Burnout Nakes Bisa Membahayakan Pasien

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:39 WIB

Tak Berkategori

Obat Kuat hingga Pelangsing Dibongkar BPOM

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:17 WIB

Richard Lee tampak emosional saat mencecar saksi ahli BPOM dalam sidang lanjutan perkara yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten. (Foto: Sehatcantik.id/Sbw)

Berita

Richard Lee Tantang Ahli BPOM: Anda Ahli Apa Hakim?

Kamis, 10 Sep 2026 - 23:29 WIB