Penahanan Richard Lee Diperpanjang 40 Hari, Doktif Lega

- Editor

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penahanan Richard Lee resmi diperpanjang selama 40 hari, memperpanjang proses hukum yang tengah berjalan dan kembali menjadi sorotan publik.(Foto: Sehatcantik.id)

Penahanan Richard Lee resmi diperpanjang selama 40 hari, memperpanjang proses hukum yang tengah berjalan dan kembali menjadi sorotan publik.(Foto: Sehatcantik.id)

Jakarta, Sehatcantik.id – Masa penahanan dr. Richard Lee di Rutan Polda Metro Jaya diperpanjang selama 40 hari ke depan. Penyidik Ditreskrimsus mengambil keputusan ini karena berkas perkara (P-21) belum lengkap dan masih memerlukan pendalaman bukti lebih lanjut.

Kepastian itu diungkap oleh Dokter Detektiif maupun pengacara Richard Lee, Abdul Ad-Haji Talaohu, yang mengungkap berdasarkan informasi langsung yang mereka terima di Polda Metro Jaya, Senin (30/3/2026).

Richard Lee ditahan sejak 6 Maret 2026 atas dugaan pelanggaran UU Perlindungan Konsumen dan UU Kesehatan terkait produk skincare serta layanan klinik kecantikannya. Perpanjangan ini mengikuti ketentuan KUHAP, di mana tahap pertama berlangsung 20 hari dan dapat ditambah hingga 40 hari jika diperlukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penahanan, ketika 20 hari, akan kita lakukan perpanjangan penahanan sesuai kebutuhan, dan sampai berkas dinyatakan lengkap oleh Kejaksaan. Tahapan pertama penahanan itu 20 hari. Jika dirasa membutuhkan waktu tambahan untuk pemeriksaan atau kelengkapan penyusunan berkas, dapat diperpanjang selama 40 hari lagi,” kata Kompol Andaru Rahutomo, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya.

Baca Juga :  Akan Dipanggil BPOM, Begini Jawaban Dokter Detektif

Doktif mendatangi Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Senin siang khusus untuk memantau perkembangan laporannya. Ia mengungkapkan bahwa setelah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, ia mendapat konfirmasi resmi.

“Doktif meminta follow-up kelanjutan laporan tentang penetapan tersangka DRL ini. Ternyata memang tersangka DRL sudah resmi ada penambahan hari penahanan, jadi 40 hari ke depan,” ujar Doktif di Polda Metro Jaya.

Doktif juga menyatakan lega dan menekankan bahwa perpanjangan ini merupakan kewenangan penyidik untuk melengkapi berkas perkara.

Di lokasi yang sama, meski tak bertemu Doktif, pengacara Abdul Ad-Haji Talaohu juga membenarkan hal yang sama. Saat ditanya soal perpanjangan, Abdul menjawab berdasarkan informasi yang diperoleh di Polda:

Baca Juga :  Mengatasi Kulit Wajah Kering dan Kusam

“Kalau soal perpanjangan, yang kami tahu memang sudah diperpanjang, ya. Kalau enggak salah 40, ya? Berarti penyidik masih membutuhkan waktu,” katanya.

Menurut Abdul, perpanjangan ini berkaitan dengan kebutuhan penyidik untuk melengkapi proses pemberkasan perkara.

Abdul menyampaikan kliennya saat ini dalam kondisi positif.

“Sehat. Wah, dia fresh, karena ingat bahwa ini bukan perkara yang berat. Jadi dia santai saja,” ujar Abdul.

Kasus ini berjalan paralel dengan laporan balasan pencemaran nama baik yang dilancarkan Richard Lee terhadap Doktif di Polres Jaksel. Sampai kini, drama hukum antara Richard Lee dan Doktif terus menjadi sorotan publik. (Sbw)

Berita Terkait

Kasus Influenza Musiman Melonjak, Balita Sumbang 42 Persen Kasus Nasional
Alarm Kesehatan Mental Anak, 363 Ribu Terindikasi Depresi
Wajib Halal BPOM Mulai 18 Oktober, Siapa Paling Terdampak?
Doktif Terdesak di Sidang dr. Richard Lee: Isu Pemerasan 20 Miliar hingga Skincare 1.000 Perak
Pasar Estetika Medis Diproyeksi Rp8,75 Triliun, BPOM Perketat Pengawasan
Segudang Keluhan Lansia: Ke Mana Harus Berobat?
Skin Booster “Kulit Mayat”, Taruna Ikrar: “Terlarang dan Bukan Kosmetik”
Burnout Nakes Bisa Membahayakan Pasien

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:54 WIB

Kasus Influenza Musiman Melonjak, Balita Sumbang 42 Persen Kasus Nasional

Minggu, 27 September 2026 - 13:46 WIB

Alarm Kesehatan Mental Anak, 363 Ribu Terindikasi Depresi

Sabtu, 26 September 2026 - 21:39 WIB

Wajib Halal BPOM Mulai 18 Oktober, Siapa Paling Terdampak?

Kamis, 24 September 2026 - 19:32 WIB

Doktif Terdesak di Sidang dr. Richard Lee: Isu Pemerasan 20 Miliar hingga Skincare 1.000 Perak

Rabu, 23 September 2026 - 10:34 WIB

Pasar Estetika Medis Diproyeksi Rp8,75 Triliun, BPOM Perketat Pengawasan

Berita Terbaru

Sekitar 363 ribu anak terindikasi mengalami gejala depresi berdasarkan skrining kesehatan Kemenkes. (Foto: Pexels)

Anak

Alarm Kesehatan Mental Anak, 363 Ribu Terindikasi Depresi

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:46 WIB

Produk pangan olahan kemasan wajib mengantongi sertifikat halal demi syarat izin edar BPOM. (Foto: pexels)

Berita

Wajib Halal BPOM Mulai 18 Oktober, Siapa Paling Terdampak?

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:39 WIB