Operasional Koperasi Merah Putih Diresmikan, Klinik Kesehatan Mulai Bergerak

- Editor

Senin, 18 Mei 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klinik Kesehatan KDKMP hadir sebagai layanan kesehatan dasar berbasis koperasi yang memperluas akses pengobatan bagi masyarakat desa. (Foto: Sehatcantik.id/Sbw)

Klinik Kesehatan KDKMP hadir sebagai layanan kesehatan dasar berbasis koperasi yang memperluas akses pengobatan bagi masyarakat desa. (Foto: Sehatcantik.id/Sbw)

Nganjuk, Sehatcantik.id – Di Nganjuk, Jawa Timur, sebanyak 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi dioperasikan oleh Presiden Prabowo Subianto, Sabtu 16 Mei 2026.

Angka itu bukan kecil. Ini tahap awal dari desain besar: puluhan ribu koperasi desa yang disiapkan menjadi tulang punggung ekonomi rakyat berbasis desa dan kelurahan.

Di atas kertas, KDKMP bukan sekadar koperasi. Ia dirancang sebagai simpul baru ekonomi desa. Tempat bertemunya negara, BUMN, dan warga dalam satu ekosistem. Di dalamnya ada distribusi LPG, pupuk, pangan, apotek, layanan keuangan digital, sampai klinik kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modelnya sederhana, tapi ambisius: memotong rantai panjang distribusi yang selama ini membuat harga di desa lebih mahal dan akses layanan lebih lambat. Di beberapa titik, konsep itu sudah mulai terlihat. Klinik dan Apotek Desa mulai masuk ke dalam struktur KDKMP. Bukan lagi program terpisah, tapi satu kesatuan layanan koperasi.

Baca Juga :  Sulitnya Mengentaskan Malaria di Indonesia

Di sisi kesehatan, Kementerian Kesehatan ikut masuk. Klinik dan Apotek Desa disiapkan sebagai bagian integral koperasi. Artinya, layanan kesehatan dasar tidak berdiri sendiri, tapi menempel pada jaringan ekonomi desa yang sudah ada.

Obat pun disiapkan dalam skala besar. Paracetamol 11.537.180 tablet, Asam Mefenamat 4.716.981 kaplet, Cefadroxil 1.200.000 kapsul. Tiga jenis obat dasar: penurun demam, antiinflamasi, dan antibiotik. Sederhana, tapi krusial untuk layanan kesehatan tingkat pertama di desa.

Di balik itu, ada kerja lintas sektor. Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertahanan, industri farmasi, dan koperasi desa. Semua masuk dalam satu skema besar: memperluas akses layanan sampai ke wilayah yang selama ini jauh dari sistem kesehatan formal.

Baca Juga :  Gampang Sakit? Ikuti Cara Meningkatkan Imunitas Tubuh

Dasarnya adalah Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025. Isinya tegas: percepatan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai pilar swasembada pangan dan kesehatan.

Di lapangan, layanan kesehatan mulai berjalan dengan pola operasional yang lebih panjang dari fasilitas layanan dasar pada umumnya. “Kami akan beroperasi minimal 12 jam di Klinik Kesehatan KDKMP,” kata seorang tenaga medis kepada Sehatcantik.id.

Di sini, koperasi tidak lagi hanya soal simpan pinjam atau jual beli. Ia diposisikan sebagai infrastruktur sosial. Ekonomi jalan, kesehatan ikut masuk. Target akhirnya besar: mengecilkan ketimpangan antarwilayah. Desa tidak lagi menjadi titik akhir layanan, tetapi titik awal pelayanan negara.

Dan dari Nganjuk, pelayanan kesehatan itu baru mulai bergerak. (Sbw)

 

Berita Terkait

BPOM Bongkar Peredaran Obat Palsu Codrela dan Trivam Fliege
Richard Lee Bongkar Sejumlah Kejanggalan Dakwaan JPU di Sidang Eksepsi
Menkes Ingin Pasien TBC jadi Penerima MBG
BPOM Gratiskan Registrasi Produk Pangan untuk UMKM
Industri Kosmetik Tumbuh Pesat, BPOM Permudah Proses Sertifikasi
Ditemani Istri, Richard Lee Jalani Sidang Kasus Perlindungan Konsumen
Anggaran Pengawasan MBG Rp675 M Disebut Belum Cair, BPOM Tetap Kawal Program
BPOM dan PYFA Dorong Industri Farmasi Menuju Net Zero Carbon

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:54 WIB

BPOM Bongkar Peredaran Obat Palsu Codrela dan Trivam Fliege

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:05 WIB

Richard Lee Bongkar Sejumlah Kejanggalan Dakwaan JPU di Sidang Eksepsi

Senin, 22 Juni 2026 - 16:01 WIB

Menkes Ingin Pasien TBC jadi Penerima MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:51 WIB

BPOM Gratiskan Registrasi Produk Pangan untuk UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:03 WIB

Industri Kosmetik Tumbuh Pesat, BPOM Permudah Proses Sertifikasi

Berita Terbaru

Dukungan gizi dinilai mampu membantu mempercepat penyembuhan pasien TBC. (Foto: Sehatcantik.id)

Berita

Menkes Ingin Pasien TBC jadi Penerima MBG

Senin, 22 Jun 2026 - 16:01 WIB

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar dalam peluncuran Bulan Keamanan Pangan 2026 untuk memperkuat keamanan pangan dan mendukung UMKM. (Foto: BPOM)

Berita

BPOM Gratiskan Registrasi Produk Pangan untuk UMKM

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:51 WIB