Bantah Edarkan Skincare Abal-Abal, Richard Lee Bongkar Alibi Konser

- Editor

Kamis, 5 November 2026 - 19:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Richard Lee menyampaikan pembelaannya di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang, dengan membantah tuduhan memproduksi dan mengedarkan produk skincare ilegal. (Foto: Sbw)

Richard Lee menyampaikan pembelaannya di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang, dengan membantah tuduhan memproduksi dan mengedarkan produk skincare ilegal. (Foto: Sbw)

Jakarta, Sehatcantik.id — Suara dr. Richard Lee memecah ruang sidang Pengadilan Negeri Tangerang, Rabu, 5 November 2026. Di hadapan majelis hakim, ia membantah dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menjeratnya atas tuduhan memproduksi dan mengedarkan sediaan farmasi tanpa standar.

Jaksa mempersoalkan dua tanggal: 12 dan 23 Oktober 2024. Pada tanggal tersebut, Richard dituding melakukan praktik yang dipersoalkan di wilayah hukum Tangerang. Namun, sang dokter estetika membantah tuduhan itu dengan menunjukkan dokumen perjalanan.

“Pada 12 Oktober 2024, saya bersama istri serta beberapa sahabat dekat dan pasangan mereka berada di Singapura untuk menonton konser Andy Lau,” ujar Richard di ruang sidang PN Tangerang.

Untuk memperkuat sangkalannya, ia menyerahkan paspor serta sejumlah tiket pesawat miliknya, sang istri, hingga asisten pribadinya kepada majelis hakim.

Sementara itu, pada 23 Oktober 2024, Richard mengaku berada di Jakarta untuk membuat konten bersama sejumlah pesohor. Ia menegaskan tidak berada di Tangerang pada kedua tanggal yang dipersoalkan jaksa.

“Karena itu, saya tegaskan, tidak pernah memproduksi ataupun mengedarkan produk ilegal apa pun pada kedua tanggal tersebut,” ucapnya.

Menguak Kejanggalan dan Motif Persaingan Bisnis

Persidangan hari itu juga menyingkap kejanggalan lain dalam berkas perkara. Bersama tim kuasa hukumnya, Faizal Hafied, Richard menyoroti sejumlah hal yang merujuk pada Berita Acara Pemeriksaan (BAP) hingga fakta persidangan, termasuk laporan yang diajukan dokter Samira Farahnaz alias Dokter Detektif (Doktif).

Baca Juga :  Dokter Kecantikan Gadungan Digerebek Saat Tangani Pasien

Di bawah sumpah, pelapor disebut menyatakan tidak mengalami kerugian materiil atau nihil kerugian.

Saat ditanya mengenai motif laporan yang menyeretnya ke meja hijau, Richard memberikan jawaban singkat.

“Persaingan bisnis,” jawabnya singkat.

Panggung pembelaan ini menjadi babak krusial menjelang pembacaan tuntutan oleh jaksa penuntut umum yang dijadwalkan pekan depan.

Menghadapi babak penentuan tersebut, Richard juga mengungkap sisi spiritualnya. Di tengah perkara yang menyita perhatian publik, ia memilih mengutip doa Nabi Yunus ketika berada di dalam perut paus. Doa itu menjadi ungkapan kepasrahan sekaligus harapan agar mendapat jalan keluar dari persoalan yang dihadapinya. (Sbw)

Berita Terkait

TBC Renggut 136 Ribu Nyawa Setahun, Menkes Desak Percepatan Penanganan
Taruna Ikrar Temui Suyudi, BPOM dan Polri Bidik Modus Baru Kejahatan Obat
BPOM Soroti Lonjakan Pengobatan Mandiri: 78 Persen Warga Andalkan Diri Sendiri dan AI
BPOM Selidiki Video Viral Teh Botol Sosro Diduga Berisi Sabun Saat Demo 28 Oktober
Menkes Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Masih Telusuri Kandungan Produk
Richard Lee Ungkap Kejanggalan Barang Bukti Kasus Doktif, Pastikan White Tomatonya Palsu
Kemenkes Perluas Vaksin HPV ke Anak Laki-laki, Cegah Kanker Sejak Dini
Senam Somatik, Gerakan Pelan untuk Menjaga Tubuh Perempuan Menopause

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:10 WIB

TBC Renggut 136 Ribu Nyawa Setahun, Menkes Desak Percepatan Penanganan

Kamis, 5 November 2026 - 19:52 WIB

Bantah Edarkan Skincare Abal-Abal, Richard Lee Bongkar Alibi Konser

Senin, 2 November 2026 - 15:25 WIB

Taruna Ikrar Temui Suyudi, BPOM dan Polri Bidik Modus Baru Kejahatan Obat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

BPOM Soroti Lonjakan Pengobatan Mandiri: 78 Persen Warga Andalkan Diri Sendiri dan AI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:56 WIB

BPOM Selidiki Video Viral Teh Botol Sosro Diduga Berisi Sabun Saat Demo 28 Oktober

Berita Terbaru