Doktif Mengaku Lebih Kasihan daripada Kecewa Atas Penangguhan Richard Lee

- Editor

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Doktif bersama kuasa hukumnya menyampaikan keterangan kepada media terkait perkembangan perkara Richard Lee. (Foto: Sbw)

Doktif bersama kuasa hukumnya menyampaikan keterangan kepada media terkait perkembangan perkara Richard Lee. (Foto: Sbw)

Jakarta, Sehatcantik.id – Penangguhan penahanan Richard Lee yang dikabulkan Pengadilan Negeri Tangerang ternyata tidak hanya memunculkan respons dari kubu terdakwa. Dokter Samira Farahnaz, yang dikenal sebagai Dokter Detektif atau Doktif, juga angkat bicara.

Perempuan yang terlibat perseteruan hukum dengan Richard Lee itu mengaku memiliki dua perasaan berbeda setelah mengetahui keputusan tersebut. Ada rasa kecewa. Namun, di sisi lain, ia mengaku justru lebih banyak merasakan iba setelah mengetahui kondisi Richard selama menjalani penahanan.

Menurut Doktif, kondisi fisik Richard menjadi salah satu hal yang membuatnya melihat persoalan tersebut dari sisi kemanusiaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia mengaku pernah mengetahui kondisi Richard yang disebut mengalami penurunan berat badan selama berada dalam tahanan. Richard juga dikabarkan mengalami kesulitan makan dan tidur.

Doktif mengatakan, secara pribadi ia memang tidak menutupi adanya rasa kecewa atas dikabulkannya permohonan penangguhan penahanan tersebut. Namun, kondisi yang dialami Richard membuat perasaan itu tidak menjadi satu-satunya pertimbangannya.

Baca Juga :  Dicecar 73 Pertanyaan Hingga Dini Hari, dr. Richard Lee Kelelahan

“Jujur ya, dari lubuk hati yang paling dalam kalau kecewa, ada. Tapi kalau melihat kondisinya, Doktif memang pernah lihat sendiri kondisinya memang cukup memprihatinkan, tapi bukan mengkhawatirkan,” ujarnya.

Kondisi Richard Jadi Pertimbangan Kemanusiaan

Informasi mengenai kondisi Richard, menurut Doktif, juga diperolehnya dari pihak yang melakukan pemeriksaan terhadap dokter kecantikan tersebut di dalam tahanan.

Dari informasi yang diterimanya, Richard disebut mengalami kesulitan mengonsumsi makanan serta gangguan tidur.

“Dia memang kurus, tidak bisa makan, susah, kesulitan makan, susah juga untuk tidur,” kata Doktif.

Situasi itulah yang membuat Doktif mengaku lebih memilih melihat kondisi Richard sebagai sesama manusia yang tengah menghadapi persoalan hukum.

“Di sini Doktif sebagai seorang dokter yang juga punya rasa iba, Doktif lebih merasa kasihan dibandingkan dengan kekecewaan itu sendiri,” tuturnya.

Baca Juga :  Beda Sunblock dan Sunscreen yang Perlu Diketahui

Sebelumnya, majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang mengabulkan permohonan penangguhan penahanan Richard Lee pada 15 Oktober 2026.

Dengan keputusan tersebut, Richard tidak lagi menjalani penahanan di dalam tahanan dan berstatus sebagai tahanan kota.

Permohonan penangguhan penahanan itu diperkuat oleh sejumlah penjamin, termasuk istri Richard, Reni Effendi, kuasa hukumnya Faizal Hafied, Ustaz Derry Guswan Pramona, serta mantan Hakim Agung Gayus Lumbuun.

Richard Lee sendiri sebelumnya terjerat perkara hukum setelah dilaporkan oleh Doktif terkait dugaan pelanggaran yang berkaitan dengan produk kecantikan.

Di tengah proses hukum yang masih berjalan, perseteruan antara keduanya pun belum sepenuhnya berakhir. Namun, respons Doktif terhadap kondisi Richard menunjukkan bahwa pertarungan hukum tidak selalu menghapus ruang untuk melihat sisi kemanusiaan lawan. (Sbw)

Berita Terkait

TBC Renggut 136 Ribu Nyawa Setahun, Menkes Desak Percepatan Penanganan
Bantah Edarkan Skincare Abal-Abal, Richard Lee Bongkar Alibi Konser
Taruna Ikrar Temui Suyudi, BPOM dan Polri Bidik Modus Baru Kejahatan Obat
BPOM Soroti Lonjakan Pengobatan Mandiri: 78 Persen Warga Andalkan Diri Sendiri dan AI
BPOM Selidiki Video Viral Teh Botol Sosro Diduga Berisi Sabun Saat Demo 28 Oktober
Menkes Tanggapi Polemik Beeru Stevia, BPOM Masih Telusuri Kandungan Produk
Richard Lee Ungkap Kejanggalan Barang Bukti Kasus Doktif, Pastikan White Tomatonya Palsu
Kemenkes Perluas Vaksin HPV ke Anak Laki-laki, Cegah Kanker Sejak Dini

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:10 WIB

TBC Renggut 136 Ribu Nyawa Setahun, Menkes Desak Percepatan Penanganan

Kamis, 5 November 2026 - 19:52 WIB

Bantah Edarkan Skincare Abal-Abal, Richard Lee Bongkar Alibi Konser

Senin, 2 November 2026 - 15:25 WIB

Taruna Ikrar Temui Suyudi, BPOM dan Polri Bidik Modus Baru Kejahatan Obat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:28 WIB

BPOM Soroti Lonjakan Pengobatan Mandiri: 78 Persen Warga Andalkan Diri Sendiri dan AI

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:56 WIB

BPOM Selidiki Video Viral Teh Botol Sosro Diduga Berisi Sabun Saat Demo 28 Oktober

Berita Terbaru