Doktif Bakal Hadir, Sidang Nikita Mirzani Tambah Seru?

- Editor

Rabu, 6 Agustus 2025 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam sidang lanjutan Nikita Mirzani pada Kamis 7 Agustus 2025, Dokter Detektif rencananya akan menjadi saksi. (Foto: Kolase)

Dalam sidang lanjutan Nikita Mirzani pada Kamis 7 Agustus 2025, Dokter Detektif rencananya akan menjadi saksi. (Foto: Kolase)

Jakarta, Sehatcantik.id – Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang dengan terdakwa Nikita Mirzani yang akan digelar pada Kamis (7/8/2025), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, boleh jadi, bakal lebih seru. Pasalnya, bila tak ada aral melintang, bakal ada saksi lain, yakni, influencer yang juga dokter kecantikan Amira Farahnaz, yang lebih dikenal sebagai Dokter Detektif alias Doktif.

Dalam sebuah wawancara yang dilansir kanal YouTube Intens Investigasi, Doktif secara terbuka melayangkan pesan menohok yang ditujukan langsung kepada dokter Reza Gladys. Terang-terangan, Doktif meminta Reza Gladys menjaga kondisi kesehatannya karena akan ada banyak fakta mengejutkan yang akan dia beberkan di hadapan majelis hakim.

“Siap-siap, ya, jantung kamu. Amankan jantung kamu. Kalau perlu disiapkan ambulans, ya, karena kita enggak tahu apa yang akan terjadi,” kata Doktif Rabu, 6 Agustus 2025

Tak cuma Reza Gladys, sosok yang pernah dekat dengan Nikita Mirzani, Fitri Salhuteru, juga terkena sasaran Doktif. Menurur Doktif, Fitri merupakan dalang di balik kehadiran puluhan pengawal, yang kerap membuat suasana sidang kisruh.

“Yang Doktif duga selama ini, kamu yang menggerakkan para preman-preman Ambon untuk datang ke pengadilan. Hentikan sikap kamu itu! FS, kamu fokuskan diri kamu atas pelaporan yang dilakukan oleh Saudara NM (Nikita Mirzani),” ujar Doktif.

Selain rencana kehadiran Doktif sebagai saksi, Nikita Mirzani juga akan menpernasalahkan janji hakim dan jaksa untuk memutar dua rekaman suara yang diduga memuat bukti upaya kongkalikong Reza Gladys terhadap dirinya.

Baca Juga :  Taiwan Temukan Limbah Pestisida Pemiciu Kanker pada Indomie, BPOM RI Minta Masyarakat Bijak

Perseteruan Nikita Mirzani dan Reza Gladys diawali laporan di Polda Metro Jaya pada 3 Desember 2024.

Dalam laporan yang dilayangkam Reza Gladys, asisten Nikita, Ismail Marzuki alias Mail Syahputra disebut meminta uang Rp5 miliar, sebagai kompensasi untuk sang artis untuk menghapus konten ulasan negatif produk skincare Glafidsya milik Reza Gladys.

Dari hasil negosiasi, akhirnya Reza Gladys sepakat menyerahkan uang senilai Rp4 miliar ke Ismail, untuk selanjutnya diteruskan ke Nikita.

Nikita Mirzani bersama Ismail Marzuki kini harus duduk di kursi pesakitan dengan dakwaan melakukan pemerasan dan pengancaman. Selain itu, Nikita juga dijerat dengan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang. (Sbw)

Berita Terkait

Sampo Selsun Ditarik BPOM, Rohto Minta Maaf
Lagi, BPOM Cabut Izin 11 Kosmetik Berbahaya
BPOM Wajibkan Minimarket Punya Pengawas Obat, Tak Harus Apoteker
Meski Anggaran Kalah dengan Pengadaan Kaos Kaki, Taruna Ikrar Tancap Gas Sidak MBG
Tuding Mualaf Settingan, Richard Lee Siap Seret Doktif
Kemenkes Siapkan RS PON, RSCM hingga RSJ Disiapkan untuk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi
BPOM Gandeng Finalis Puteri Indonesia Perkuat Keamanan Obat dan Makanan
BPOM Sikat Peredaran Gas Tertawa di Marketplace, Baby Whip Jadi Kedok

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:23 WIB

Sampo Selsun Ditarik BPOM, Rohto Minta Maaf

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:23 WIB

Lagi, BPOM Cabut Izin 11 Kosmetik Berbahaya

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:21 WIB

BPOM Wajibkan Minimarket Punya Pengawas Obat, Tak Harus Apoteker

Kamis, 30 April 2026 - 10:59 WIB

Meski Anggaran Kalah dengan Pengadaan Kaos Kaki, Taruna Ikrar Tancap Gas Sidak MBG

Rabu, 29 April 2026 - 16:39 WIB

Tuding Mualaf Settingan, Richard Lee Siap Seret Doktif

Berita Terbaru

BPOM kembali menegaskan sikap tegasnya dengan menarik produk kosmetik bermasalah dari peredaran tanpa kompromi. (Foto: BPOM RI)

Berita

Sampo Selsun Ditarik BPOM, Rohto Minta Maaf

Senin, 11 Mei 2026 - 17:23 WIB

BPOM mencabut izin 11 kosmetik berbahaya yang mengandung merkuri, hidrokinon, dan zat lain yang mengancam kesehatan di balik janji kulit cantik instan. (Foto: BPOM)

Berita

Lagi, BPOM Cabut Izin 11 Kosmetik Berbahaya

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:23 WIB

Pihak dr. Richard Lee menyiapkan langkah hukum untuk melaporkan Dokter Detektif atas tuduhan soal status mualaf yang dinilai sebagai pencemaran nama baik dan fitnah. (Foto: Danu Baharuddin/Sehatcantik.id)

Berita

Tuding Mualaf Settingan, Richard Lee Siap Seret Doktif

Rabu, 29 Apr 2026 - 16:39 WIB