Kemarau Panas Picu Risiko ISPA, Kemenkes Ingatkan Warga Jaga Lingkungan dan Imunitas

- Editor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemarau panjang bukan hanya soal panas dan kekeringan, tetapi juga ancaman ISPA yang perlu diwaspadai masyarakat.(Foto: RSPP)

Kemarau panjang bukan hanya soal panas dan kekeringan, tetapi juga ancaman ISPA yang perlu diwaspadai masyarakat.(Foto: RSPP)

Jakarta, Sehatcantik.id — Puncak musim kemarau yang diperkirakan berlangsung pada Juli hingga Agustus 2026 membawa risiko meningkatnya gangguan kesehatan, salah satunya infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Kementerian Kesehatan mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca, kualitas udara, serta kondisi lingkungan selama periode panas ekstrem.

Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, mengatakan ancaman penyakit saat musim kemarau tidak hanya dipengaruhi oleh suhu udara yang meningkat, tetapi juga berkaitan erat dengan kebersihan lingkungan, sanitasi, dan daya tahan tubuh masyarakat.

“ISPA, ya penyakit memang semuanya berhubungan dengan kesehatan lingkungan. Jadi tidak hanya perubahan cuaca, tetapi juga kebersihan lingkungan, hygiene, dan sanitasi harus terus dijaga,” ujar Andi.

Menurutnya, Indonesia saat ini memasuki masa peralihan dari musim hujan menuju musim kemarau. Kondisi cuaca yang semakin panas, udara lebih kering, serta perubahan suhu yang cepat perlu diantisipasi oleh masyarakat maupun fasilitas pelayanan kesehatan.

Musim kemarau juga berpotensi memperburuk kualitas udara akibat meningkatnya debu, polusi, serta risiko kebakaran lahan dan hutan di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut dapat memperbesar paparan partikel yang mengganggu saluran pernapasan, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, serta penderita penyakit paru.

Baca Juga :  Indonesia Gandeng Tiongkok Kembangkan Vaksin Dengue Berbasis mRNA

Kemenkes meminta masyarakat memperkuat langkah pencegahan dengan menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, memastikan sanitasi tetap baik, mencukupi kebutuhan cairan tubuh, serta menjaga pola hidup sehat untuk mempertahankan imunitas.

Selain masyarakat, fasilitas kesehatan juga diminta bersiap menghadapi kemungkinan peningkatan kasus penyakit yang berkaitan dengan musim kemarau.

“Cuaca yang panas, kemudian kering, perubahan cuaca yang mendadak, itu sebaiknya diantisipasi oleh seluruh masyarakat maupun fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga kesehatan,” kata Andi.

Dengan meningkatnya suhu dan perubahan kondisi lingkungan, kewaspadaan menjadi kunci agar dampak musim kemarau tidak berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih luas. (Sbw)

Berita Terkait

Indonesia Kejar Nol Kematian Dengue, Teknologi Wolbachia Jadi Salah Satu Senjata
Sidang Ditunda, Pengalihan Tahanan Ditolak, Richard Lee Gagal Bertemu Anak
BPOM Terbitkan Aturan Baru Batas Cemaran Mikroba, Label Gizi, dan Kemasan Pangan
Kemenkes: Kematian dr. Siti Zahra Maghfira Tak Terkait Pelanggaran Jam Kerja atau Lingkungan Kerja
Kemenkes Bebastugaskan Sementara Dokter Internship untuk Medical Check-Up Menyeluruh
Panas! Richard Lee Ancam Doktif Bongkar Persaingan. Doktif Balas: “Bongkar Aja, Nggak Usah Nunggu!”
Hadapi Kemarau Panjang, BMKG Siapkan Operasi Hujan Buatan
Kematian Dokter Internship di Kalibata: Kemenkes Usut Tuntas, Sistem Kesehatan di Titik Kritis

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:53 WIB

Indonesia Kejar Nol Kematian Dengue, Teknologi Wolbachia Jadi Salah Satu Senjata

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:17 WIB

Sidang Ditunda, Pengalihan Tahanan Ditolak, Richard Lee Gagal Bertemu Anak

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:21 WIB

BPOM Terbitkan Aturan Baru Batas Cemaran Mikroba, Label Gizi, dan Kemasan Pangan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:12 WIB

Kemenkes: Kematian dr. Siti Zahra Maghfira Tak Terkait Pelanggaran Jam Kerja atau Lingkungan Kerja

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:03 WIB

Kemenkes Bebastugaskan Sementara Dokter Internship untuk Medical Check-Up Menyeluruh

Berita Terbaru