Indonesia Kejar Nol Kematian Dengue, Teknologi Wolbachia Jadi Salah Satu Senjata

- Editor

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi pengendalian nyamuk menjadi harapan baru untuk menekan ancaman dengue di Indonesia. (Foto: Freepik)

Inovasi pengendalian nyamuk menjadi harapan baru untuk menekan ancaman dengue di Indonesia. (Foto: Freepik)

Jakarta, Sehatcantik.id – Dengue belum beranjak dari daftar ancaman kesehatan di Indonesia. Ribuan nyawa masih menjadi taruhan setiap tahun akibat penyakit yang dibawa nyamuk Aedes aegypti tersebut.

Data 2024 mencatat lebih dari 257 ribu kasus dengue terjadi di Indonesia dengan jumlah kematian melampaui 1.400 orang. Angka itu menjadi alarm bagi pemerintah untuk memperkuat strategi pencegahan hingga target nol kematian akibat dengue pada 2030.

Kementerian Kesehatan RI menggandeng World Mosquito Program (WMP) untuk memperluas upaya pengendalian dengue, salah satunya melalui teknologi Wolbachia. Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada pengendalian nyamuk, tetapi juga mencakup penguatan deteksi dini, pemantauan kasus, edukasi publik, hingga peningkatan penanganan pasien.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kemenkes RI, dr. Andi Saguni, mengatakan beban dengue di Indonesia masih termasuk yang tertinggi di dunia. Menurutnya, inovasi berbasis sains diperlukan agar upaya pencegahan berjalan lebih efektif.

Baca Juga :  Investigasi Kemenkes: Tindakan Medis dr Icha Dinilai Sesuai Standar, Kasus Intimidasi Masuk Ranah Hukum

“Indonesia masih menghadapi salah satu beban dengue tertinggi di dunia. Untuk mencapai target nol kematian akibat dengue pada tahun 2030, diperlukan percepatan upaya pencegahan yang efektif serta pemanfaatan inovasi yang telah terbukti manfaatnya,” kata dr. Andi.

Teknologi Wolbachia bekerja dengan memanfaatkan bakteri alami yang dapat mengurangi kemampuan nyamuk Aedes aegypti dalam menularkan virus dengue.

Dalam penelitian uji klinis di Yogyakarta yang diterbitkan The New England Journal of Medicine, penerapan Wolbachia dikaitkan dengan penurunan kasus dengue hingga 77 persen serta penurunan angka rawat inap sebesar 86 persen.

Namun pemerintah menegaskan, pemberantasan dengue tidak bisa bergantung pada satu pendekatan saja. Pengendalian nyamuk harus berjalan bersama dengan pemantauan penyakit, kesiapan fasilitas kesehatan, perubahan perilaku masyarakat, dan menjaga lingkungan.

Baca Juga :  Tahukah Kamu Berapa Suhu Normal Manusia? Cek Ini

Direktur sekaligus CEO World Mosquito Program, Professor Scott O’Neill, menyebut Indonesia menjadi salah satu negara yang menunjukkan potensi besar pemanfaatan Wolbachia dalam melindungi masyarakat dari dengue.

“Indonesia menanggung salah satu beban dengue terbesar di dunia, sekaligus menjadi negara yang berada di garis depan dalam menunjukkan potensi teknologi Wolbachia World Mosquito Program dalam melindungi masyarakat,” ujar Scott.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah panjang menuju pengendalian dengue yang lebih kuat. Sebab di balik target nol kematian 2030, ada pekerjaan besar: memutus rantai penyakit sebelum kembali merenggut korban. (Sbw)

Berita Terkait

Richard Lee Tantang Ahli BPOM: Anda Ahli Apa Hakim?
Pasar Estetika Medis Indonesia Diproyeksi Tembus Rp8,75 Triliun pada 2029
Richard Lee Cecar Reseller Soal Barang Palsu, Isu ‘Barang Gaib’ Muncul di Persidangan
Diplomasi Vaksin Ala BPOM, Siasat Tembus Pasar Afrika
Jejak Gelap Di Balik Perseteruan Selebgram: Saling Kunci Tersangka hingga Tudingan BPOM Palsu
Saksi Absen, Richard Lee Lemas, Sidang Ditunda
Lisa Mariana Laporkan Dewi Menyala soal Dugaan BPOM Palsu
BPOM Pangkas Batas Ambang BPA 12 Kali Lipat, Pengawasan Industri Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:29 WIB

Richard Lee Tantang Ahli BPOM: Anda Ahli Apa Hakim?

Selasa, 8 September 2026 - 10:34 WIB

Pasar Estetika Medis Indonesia Diproyeksi Tembus Rp8,75 Triliun pada 2029

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Richard Lee Cecar Reseller Soal Barang Palsu, Isu ‘Barang Gaib’ Muncul di Persidangan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Diplomasi Vaksin Ala BPOM, Siasat Tembus Pasar Afrika

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Saksi Absen, Richard Lee Lemas, Sidang Ditunda

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Obat Kuat hingga Pelangsing Dibongkar BPOM

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:17 WIB

Richard Lee tampak emosional saat mencecar saksi ahli BPOM dalam sidang lanjutan perkara yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten. (Foto: Sehatcantik.id/Sbw)

Berita

Richard Lee Tantang Ahli BPOM: Anda Ahli Apa Hakim?

Kamis, 10 Sep 2026 - 23:29 WIB

BPOM RI memanfaatkan status rujukan WHO dan skema South-South Cooperation untuk memperkuat regulasi FDA Ghana sekaligus membuka pintu ekspor vaksin Indonesia ke pasar Afrika. (Foto: Dok. BPOM RI)

Berita

Diplomasi Vaksin Ala BPOM, Siasat Tembus Pasar Afrika

Senin, 31 Agu 2026 - 16:52 WIB