Datang ke Kantor Polisi Pakai Kursi Roda, Doktif Tegaskan Bukan Sindiran

- Editor

Jumat, 23 Januari 2026 - 22:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menggunakan kursi roda, Doktif memenuhi panggilan penyidik terkait laporan Richard Lee atas dugaan pencemaran nama baik. (Foto: @temancurhat)

Menggunakan kursi roda, Doktif memenuhi panggilan penyidik terkait laporan Richard Lee atas dugaan pencemaran nama baik. (Foto: @temancurhat)

Jakarta, Sehatcantik.id – Dokter Detektif atau Doktif mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan, Kamis (22/1) malam, dengan kondisi menggunakan kursi roda dan tangan terinfus. Kehadirannya untuk memenuhi panggilan penyidik terkait laporan Richard Lee atas dugaan pencemaran nama baik.

Doktif menegaskan, penampilannya tersebut bukan untuk menyindir pihak mana pun. Ia menyebut kondisi itu murni disebabkan oleh kesehatannya yang sedang menurun.

“Ini bukan untuk menyindir siapa-siapa. Bukan juga untuk menyindir pihak sebelah yang sebelumnya dikabarkan mangkir karena sakit. Memang kondisi saya sedang drop,” ujar Doktif.

Meski demikian, Doktif menekankan dirinya tetap berupaya kooperatif dan hadir memenuhi panggilan penyidik. Namun, pemeriksaan akhirnya ditunda karena kondisi kesehatannya tidak memungkinkan.

“Bedanya, saya tetap berusaha hadir dan kooperatif. Kita tunjukkan bahwa kita taat hukum,” katanya.

Doktif mengungkapkan, tekanan darahnya sempat berada di angka 90/80 sehingga membuatnya pusing. Surat keterangan dokter, kata dia, telah diserahkan kepada penyidik.

Baca Juga :  Obat Kuat hingga Pelangsing Dibongkar BPOM

Sementara itu, kuasa hukum Doktif, Teuku Muda Sulistiansyah, membenarkan kondisi kliennya sedang drop. Menurutnya, hal itu dipicu jadwal aktivitas yang padat serta kondisi cuaca yang ekstrem.

“Klien kami baru selesai kegiatan di salah satu televisi swasta hingga dini hari, lalu ditambah kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Pagi harinya kondisi beliau drop,” jelas Teuku Muda Sulistiansyah. (Sbw)

Berita Terkait

Obat Kuat hingga Pelangsing Dibongkar BPOM
BPOM Sita 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar
Kesehatan Mental Remaja Jadi Alarm, Kemenkes Temukan Gejala Depresi Mulai Muncul Sejak SMP
Pemeriksaan Richard Lee Ditunda Senin, Doktif Tetap Siap Kawal Kasus
Kasus Campak dari Indonesia Disorot Australia, Kemenkes Buka Suara
Richard Lee Diperiksa, Doktif Bongkar Produk yang Diklaim Bermasalah
Menkes Budi Terima Penghargaan ‘The Goalkeepers’ dari Gates Foundation
Dermaroller Wajah Sembarangan Berisiko Picu Penyakit Baru

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 14:17 WIB

Obat Kuat hingga Pelangsing Dibongkar BPOM

Senin, 13 Juli 2026 - 16:10 WIB

BPOM Sita 2,1 Juta Kosmetik Ilegal Senilai Rp35,8 Miliar

Minggu, 5 Juli 2026 - 15:29 WIB

Kesehatan Mental Remaja Jadi Alarm, Kemenkes Temukan Gejala Depresi Mulai Muncul Sejak SMP

Kamis, 2 April 2026 - 16:13 WIB

Pemeriksaan Richard Lee Ditunda Senin, Doktif Tetap Siap Kawal Kasus

Kamis, 26 Februari 2026 - 19:17 WIB

Kasus Campak dari Indonesia Disorot Australia, Kemenkes Buka Suara

Berita Terbaru

Pasangan lansia tampak menghadapi masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih menyeluruh. (Foto: Pexels)

Berita

Segudang Keluhan Lansia: Ke Mana Harus Berobat?

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:56 WIB

Ilustrasi tenaga kesehatan yang menghadapi tekanan kerja dan risiko burnout dalam menjalankan pelayanan kepada pasien. (Foto: Freepik)

Berita

Burnout Nakes Bisa Membahayakan Pasien

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:39 WIB