Jangan Anggap Enteng, Simak Tujuh Tips Mudik Agar Tetap Fit

- Editor

Jumat, 28 Maret 2025 - 20:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perjalanan mudik yang panjang butuh stamina yang prima agar tetap fit di Hari Raya Idul Fitri. (Foto: Istimewa)

Perjalanan mudik yang panjang butuh stamina yang prima agar tetap fit di Hari Raya Idul Fitri. (Foto: Istimewa)

Jakarta, Sehatcantik.id – Seperti tahun-tahun sebelumnya, jutaan masyarakat Indonesia selalu melakukan perjalanan mudik lebaran. Meski diperkirakan data pemudik tahun 2025 atau 1446 Hijriah ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu, tak bisa dipungkiri, mudik tetaplah menjadi ritual tahunan untuk pulang ke kampung halaman dan berkumpul bersama keluarga besar.

Satu hal penting, menjaga kesehatan selama perjalanan mudik jangan dianggap enteng, agar momen mudik menjadi lebih seru dan tidak terhalang oleh kondisi tubuh yang sakit. Dengan menjaga kesehatan, Anda dapat tiba di kampung halaman dengan selamat dan bugar, sehingga dapat merayakan momen Lebaran dengan penuh kebahagiaan bersama keluarga.

Setidaknya, ada enam tips yang bisa Anda pegang agar mudik berjalan aman, lancar, dan tubuh tetap bugar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. Konsumsi Makanan Bergizi dan Cukupi Kebutuhan Cairan

Konsumsi makanan bergizi seimbang saat sahur dan berbuka puasa untuk menjaga energi selama perjalanan. Untuk memastikan kebutuhan cairan anda tercukupi, banyaklan minum air putih saat berbuka dan sahur.

2. Persiapkan Kondisi Fisik yang Prima

Pastikan Anda dalam kondisi sehat sebelum memulai perjalanan. Jika perlu, konsultasikan dengan dokter untuk memastikan kesiapan fisik Anda. Anda juga perlu mendapatkan istirahat yang cukup sebelum memulai perjalanan, untuk menjaga stamina dan konsentrasi selama di perjalanan.

Baca Juga :  Yuk, Download Aplikasi Satu Sehat untuk Periksa Kesehatan Gratis

3. Patuhi Protokol Kesehatan

Selalu kenakan masker selama perjalanan, terutama jika Anda menggunakan transportasi umum. Bawa hand sanitizer dan rutin cuci tangan dengan sabun untuk menjaga kebersihan.

4. Hindari Makanan dan Minuman yang Diragukan Kebersihannya

Pastikan Anda memilih tempat makan yang menjaga kebersihan dan pilihlah makanan yang dimasak dengan baik untuk mencegah kontaminasi bakteri.

5. Istirahat Secara Berkala

Jika Anda mengemudi, istirahatlah setiap 4 jam selama 15 menit untuk menghindari kelelahan. Bagi pengendara motor, disarankan beristirahat setiap 2 jam. Lakukan peregangan ringan saat istirahat untuk melancarkan peredaran darah dan mengurangi ketegangan otot.

6. Bawa Obat-obatan Pribadi dan Umum

Bawalah obat-obatan yang rutin Anda konsumsi. Siapkan juga obat-obatan umum seperti obat antimabuk, sakit kepala, flu, dan diare untuk antisipasi selama perjalanan.

7. Pastikan Kondisi Kendaraan Sehat

Bila Anda mudik membawa kendaraan pribadi, pastikan kendaraan Anda dalam keadaan baik dan layak jalan untuk menghindari masalah tenis di jalan. Persiapkan perlengkapan darurat seperti kotak P3K, alat ganti ban, dan peralatan lainnya yang mungkin diperlukan.

Kelelagan Ancaman Utama Selama Mudik

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, kecelakaan lalu lintas menjadi ancaman utama selama mudik, yang sering kali disebabkan oleh pengemudi yang memaksakan diri untuk terus mengemudi tanpa istirahat yang cukup. Itulah sebabnya, Menkes Budi menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap aturan berkendara, yakni beristirahat setiap lima jam perjalanan selama minimal 15 menit. Langkah ini bertujuan untuk mencegah kelelahan yang dapat menurunkan kewaspadaan dan meningkatkan risiko kecelakaan.

Baca Juga :  Penyakit Akibat Cuaca Panas yang Harus Diwaspadai

Selain risiko kecelakaan, Menkes Budi juga menyoroti masalah kesehatan yang kerap dialami pemudik, seperti sakit kepala dan pusing yang sering dipicu oleh hipertensi. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan diri dengan mencuci tangan sebelum makan dan menggunakan masker bagi yang merasa kurang sehat.

“Bakteri dan virus dapat masuk ke tubuh jika kita tidak menjaga kebersihan. Penggunaan masker dan kebiasaan mencuci tangan akan mengurangi risiko masalah kesehatan yang tidak diinginkan,” kata Menkes Budi saat meninjau kesiapan fasilitas mudik di Pelabuhan Merak, Rabu (26/3).

Lebih lanjut, Menkes Budi mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas kesehatan yang telah disediakan pemerintah, termasuk layanan pemeriksaan kesehatan gratis di beberapa titik layanan kesehatan. Menurutnya, pencegahan lebih baik daripada harus mengobati saat sudah jatuh sakit.

“Jika kita menjaga kesehatan dengan baik, perjalanan mudik akan berjalan lebih lancar, dan kita bisa sampai tujuan dengan selamat,” kata Menkes Budi. (Sbw)

Berita Terkait

Kasus Influenza Musiman Melonjak, Balita Sumbang 42 Persen Kasus Nasional
Alarm Kesehatan Mental Anak, 363 Ribu Terindikasi Depresi
Wajib Halal BPOM Mulai 18 Oktober, Siapa Paling Terdampak?
Doktif Terdesak di Sidang dr. Richard Lee: Isu Pemerasan 20 Miliar hingga Skincare 1.000 Perak
Pasar Estetika Medis Diproyeksi Rp8,75 Triliun, BPOM Perketat Pengawasan
Segudang Keluhan Lansia: Ke Mana Harus Berobat?
Skin Booster “Kulit Mayat”, Taruna Ikrar: “Terlarang dan Bukan Kosmetik”
Burnout Nakes Bisa Membahayakan Pasien

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 17:54 WIB

Kasus Influenza Musiman Melonjak, Balita Sumbang 42 Persen Kasus Nasional

Minggu, 27 September 2026 - 13:46 WIB

Alarm Kesehatan Mental Anak, 363 Ribu Terindikasi Depresi

Sabtu, 26 September 2026 - 21:39 WIB

Wajib Halal BPOM Mulai 18 Oktober, Siapa Paling Terdampak?

Kamis, 24 September 2026 - 19:32 WIB

Doktif Terdesak di Sidang dr. Richard Lee: Isu Pemerasan 20 Miliar hingga Skincare 1.000 Perak

Rabu, 23 September 2026 - 10:34 WIB

Pasar Estetika Medis Diproyeksi Rp8,75 Triliun, BPOM Perketat Pengawasan

Berita Terbaru

Sekitar 363 ribu anak terindikasi mengalami gejala depresi berdasarkan skrining kesehatan Kemenkes. (Foto: Pexels)

Anak

Alarm Kesehatan Mental Anak, 363 Ribu Terindikasi Depresi

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:46 WIB

Produk pangan olahan kemasan wajib mengantongi sertifikat halal demi syarat izin edar BPOM. (Foto: pexels)

Berita

Wajib Halal BPOM Mulai 18 Oktober, Siapa Paling Terdampak?

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:39 WIB