Kemarau Panjang Bukan Sekadar Krisis Air, Ancaman ISPA Mengintai dari Udara Kotor

- Editor

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemarau ekstrem bukan hanya mengeringkan sumber air, tetapi juga membawa ancaman baru dari udara kotor yang dapat merusak kesehatan pernapasan. (Foto: BMKG)

Kemarau ekstrem bukan hanya mengeringkan sumber air, tetapi juga membawa ancaman baru dari udara kotor yang dapat merusak kesehatan pernapasan. (Foto: BMKG)

Jakarta, Sehatcantik.id — Kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino membawa ancaman yang tidak terlihat. Selain memicu kekeringan dan meningkatkan potensi kebakaran hutan, kondisi ini juga memperburuk kualitas udara yang berdampak langsung pada kesehatan pernapasan masyarakat.

Dokter spesialis paru dan pernapasan Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM), dr. Christian Febriandri, mengatakan perubahan lingkungan selama musim kering membuat risiko gangguan pernapasan meningkat. Kebakaran hutan, debu, dan polusi menghasilkan partikel halus yang dapat masuk jauh ke dalam paru-paru.

“Ketahanan tubuh manusia menjadi rentan, kemudian kualitas udara menjadi rendah. Polusi udara sulit dikontrol terutama di kawasan industri besar,” ujar Christian dalam Webinar Kesiapsiagaan Dampak El Nino: Memperkuat Ketahanan Kesehatan, Pangan, dan Masyarakat Indonesia.

Menurutnya, salah satu ancaman terbesar berasal dari paparan partikel PM2,5 yang berukuran sangat kecil. Partikel ini dapat memicu iritasi saluran napas, memperburuk asma, meningkatkan risiko infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga mengganggu perkembangan paru pada anak.

“Paparan PM2,5 dapat menyebabkan gangguan paru atau perkembangan paru pada anak kecil,” katanya.

Dampak polusi udara juga tidak berhenti pada keluhan sementara. Jika terjadi terus-menerus, paparan udara buruk dapat menyebabkan perubahan fungsi paru, baik yang masih bisa pulih maupun yang bersifat permanen. Risiko gangguan kesehatan juga dapat menjalar ke organ lain, termasuk jantung.

Pada kondisi akut, masyarakat dapat mengalami mata merah, hidung berair, iritasi tenggorokan, hingga peradangan saluran napas bagian bawah. Kelompok yang memiliki riwayat asma, penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), maupun penyakit jantung perlu lebih waspada karena kondisi mereka dapat memburuk lebih cepat.

Baca Juga :  Stroke Tak Menunggu Tua, Kemenkes Dorong Deteksi Dini Lewat Cek Kesehatan Gratis

Christian mengingatkan masyarakat untuk memantau kualitas udara sebelum beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker saat udara memburuk, menghindari olahraga berat di luar rumah, serta tidak membakar sampah sembarangan menjadi langkah sederhana untuk mengurangi risiko.

“Apabila terjadi masalah kesehatan yang mengganggu atau terjadi serangan, segera memeriksakan diri ke dokter atau fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,” tegasnya.

Kemarau kali ini mengingatkan bahwa ancaman lingkungan tidak hanya datang dari tanah yang mengering, tetapi juga dari udara yang semakin sulit dihirup. Pencegahan menjadi benteng pertama sebelum gangguan kesehatan datang. (Sbw)

Berita Terkait

Richard Lee Tantang Ahli BPOM: Anda Ahli Apa Hakim?
Pasar Estetika Medis Indonesia Diproyeksi Tembus Rp8,75 Triliun pada 2029
Richard Lee Cecar Reseller Soal Barang Palsu, Isu ‘Barang Gaib’ Muncul di Persidangan
Diplomasi Vaksin Ala BPOM, Siasat Tembus Pasar Afrika
Jejak Gelap Di Balik Perseteruan Selebgram: Saling Kunci Tersangka hingga Tudingan BPOM Palsu
Saksi Absen, Richard Lee Lemas, Sidang Ditunda
Lisa Mariana Laporkan Dewi Menyala soal Dugaan BPOM Palsu
BPOM Pangkas Batas Ambang BPA 12 Kali Lipat, Pengawasan Industri Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 23:29 WIB

Richard Lee Tantang Ahli BPOM: Anda Ahli Apa Hakim?

Selasa, 8 September 2026 - 10:34 WIB

Pasar Estetika Medis Indonesia Diproyeksi Tembus Rp8,75 Triliun pada 2029

Senin, 31 Agustus 2026 - 23:10 WIB

Richard Lee Cecar Reseller Soal Barang Palsu, Isu ‘Barang Gaib’ Muncul di Persidangan

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Diplomasi Vaksin Ala BPOM, Siasat Tembus Pasar Afrika

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Saksi Absen, Richard Lee Lemas, Sidang Ditunda

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Obat Kuat hingga Pelangsing Dibongkar BPOM

Jumat, 11 Sep 2026 - 14:17 WIB

Richard Lee tampak emosional saat mencecar saksi ahli BPOM dalam sidang lanjutan perkara yang menjeratnya di Pengadilan Negeri Tangerang, Banten. (Foto: Sehatcantik.id/Sbw)

Berita

Richard Lee Tantang Ahli BPOM: Anda Ahli Apa Hakim?

Kamis, 10 Sep 2026 - 23:29 WIB

BPOM RI memanfaatkan status rujukan WHO dan skema South-South Cooperation untuk memperkuat regulasi FDA Ghana sekaligus membuka pintu ekspor vaksin Indonesia ke pasar Afrika. (Foto: Dok. BPOM RI)

Berita

Diplomasi Vaksin Ala BPOM, Siasat Tembus Pasar Afrika

Senin, 31 Agu 2026 - 16:52 WIB