Mengenal HIV: Virus Yang Bisa Dikendalikan, Bukan Alasan Untuk Mengucilkan

- Editor

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terapi ARV membuka peluang bagi orang dengan HIV untuk tetap hidup sehat dan produktif. (Foto: Kemenkes)

Terapi ARV membuka peluang bagi orang dengan HIV untuk tetap hidup sehat dan produktif. (Foto: Kemenkes)

Jakarta, Sehatcantik.id – Di balik angka kasus HIV yang terus menjadi perhatian, ada satu hal yang sering terlupakan: HIV bukan lagi penyakit yang identik dengan akhir kehidupan. Dengan pengobatan yang tepat, virus ini dapat dikendalikan.

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, terutama sel CD4 yang berfungsi membantu tubuh melawan infeksi.

Jika tidak mendapatkan penanganan, HIV dapat berkembang menjadi AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome), yaitu kondisi ketika sistem kekebalan tubuh mengalami penurunan berat sehingga tubuh lebih rentan terhadap berbagai penyakit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penularan HIV terjadi melalui darah, cairan seksual, serta dari ibu kepada anak selama kehamilan, persalinan, atau menyusui apabila tidak mendapatkan penanganan medis yang tepat.

Baca Juga :  Keracunan Massal MBG Semarang Tembus 707 Orang, Lemahnya Audit Dapur SPPG Disorot

Namun HIV tidak menular melalui kontak sosial sehari-hari seperti berjabat tangan, berpelukan, berbagi makanan, menggunakan toilet bersama, maupun tinggal dalam lingkungan yang sama dengan Orang dengan HIV (ODHIV).

Kajian ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal The Lancet HIV juga menegaskan bahwa terapi antiretroviral (ARV) yang efektif mampu menekan jumlah virus dalam tubuh hingga tidak terdeteksi. Kondisi tersebut berkaitan dengan risiko penularan seksual yang sangat rendah atau bahkan tidak terjadi ketika viral load tetap tersupresi.

Prinsip tersebut dikenal dengan istilah U=U (Undetectable = Untransmittable), yaitu orang dengan HIV yang menjalani terapi secara konsisten dan memiliki jumlah virus tidak terdeteksi tidak menularkan HIV melalui hubungan seksual.

“Orang yang hidup dengan HIV dan menjalani terapi antiretroviral dengan viral load tidak terdeteksi tidak memiliki risiko menularkan HIV melalui hubungan seksual,” demikian kesimpulan berbagai bukti ilmiah yang mendukung konsep U=U.

Baca Juga :  Diduga Mengandung Minyak Babi, BPOM Minta Ompreng MBG dari Tiongkok Tak Dipakai Dulu

Karena itu, tantangan terbesar dalam penanganan HIV bukan hanya soal medis, tetapi juga stigma. Banyak orang masih takut melakukan tes karena khawatir dikucilkan setelah mengetahui status kesehatannya.

Dokter spesialis anak RSUP Persahabatan, dr. M. Ramdhani Yassien, MMRS, Sp.A, mengingatkan masyarakat agar tidak menjauhi orang dengan HIV.

“Yang harus kita jauhi adalah penyakitnya, bukan orangnya,” kata Ramdhani.

Dengan deteksi dini dan pengobatan teratur, orang dengan HIV tetap dapat hidup sehat, bekerja, berkeluarga, dan menjalani aktivitas seperti masyarakat lainnya. (Sbw)

Berita Terkait

BPOM Gerebek Pabrik Kosmetik Ilegal Rp16 Miliar
Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Richard Lee, Empat Orang Jadi Penjamin
BPOM Bongkar Gudang Kosmetik dan Suplemen Ilegal Rp25 Miliar di Tangerang
Derry Sulaiman Siap Jadi Saksi Richard Lee, Tegaskan Soal Status Mualaf
Kasus Influenza Musiman Melonjak, Balita Sumbang 42 Persen Kasus Nasional
Alarm Kesehatan Mental Anak, 363 Ribu Terindikasi Depresi
Wajib Halal BPOM Mulai 18 Oktober, Siapa Paling Terdampak?
Saksi Ungkap Dugaan Teror Doktif Rp20 Miliar

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

BPOM Gerebek Pabrik Kosmetik Ilegal Rp16 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Richard Lee, Empat Orang Jadi Penjamin

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:47 WIB

BPOM Bongkar Gudang Kosmetik dan Suplemen Ilegal Rp25 Miliar di Tangerang

Rabu, 30 September 2026 - 01:32 WIB

Derry Sulaiman Siap Jadi Saksi Richard Lee, Tegaskan Soal Status Mualaf

Senin, 28 September 2026 - 17:54 WIB

Kasus Influenza Musiman Melonjak, Balita Sumbang 42 Persen Kasus Nasional

Berita Terbaru

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengecek produk kosmetik ilegal yang disita dari fasilitas produksi di Mojokerto, Jawa Timur. (Foto: BPOM RI)

Berita

BPOM Gerebek Pabrik Kosmetik Ilegal Rp16 Miliar

Senin, 19 Okt 2026 - 17:44 WIB