Kemenkes Siapkan RS PON, RSCM hingga RSJ Disiapkan untuk Korban Tabrakan Kereta di Bekasi

- Editor

Selasa, 28 April 2026 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenkes menyiapkan rumah sakit rujukan untuk penanganan lanjutan korban tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur. (Foto: Sehatcantik.id)

Kemenkes menyiapkan rumah sakit rujukan untuk penanganan lanjutan korban tabrakan KRL dan KA Argo Bromo di Bekasi Timur. (Foto: Sehatcantik.id)

Jakarta, Sehatcantik.id – Di Stasiun Bekasi Timur, tabrakan kereta tidak hanya meninggalkan gerbong rusak, tetapi juga puluhan korban yang membutuhkan penanganan cepat.

Pemerintah menyiapkan rujukan lanjutan bagi korban, bukan hanya untuk luka fisik tetapi juga trauma pascakejadian. Jika diperlukan pendampingan kesehatan mental, fasilitas rumah sakit jiwa juga disiapkan untuk membantu proses pemulihan.

“Yang kita support, kalau mereka butuh rujukan, kalau luka-lukanya, traumanya itu butuh rujukan yang lebih lanjut kita bisa kasih ke Rumah Sakit PON atau RSCM,” kata Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Jakarta, Selasa (28/4/2026).

Pernyataan itu disampaikan Menkes menyusul insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam (27/4/2026).

“Kalau mereka membutuhkan mental health, perawatan, rumah sakit jiwa kita juga RSJ Dr. Soeharto Heerdjan ada di Jakarta juga bisa bantu mereka,” lanjutnya.

Saat ini, banyak korban masih ditangani di rumah sakit milik pemerintah DKI Jakarta. Data terbaru mencatat 14 orang meninggal dunia, sementara 84 lainnya mengalami luka dan telah mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Sulitnya Mengentaskan Malaria di Indonesia

Kecelakaan diduga bermula ketika sebuah taksi mogok di perlintasan Jalan Ampera ditabrak KRL, yang kemudian membuat rangkaian tertahan di Stasiun Bekasi Timur.

Beberapa menit setelah itu, KA Argo Bromo Anggrek yang berangkat dari Stasiun Gambir menuju Surabaya menghantam bagian belakang KRL hingga lokomotif masuk ke separuh gerbong terakhir.

Peristiwa ini kembali menegaskan bahwa keselamatan perlintasan kereta bukan perkara sepele. Satu kelalaian kecil bisa berujung pada kehilangan besar. (Sbw)

Berita Terkait

Operasional Koperasi Merah Putih Diresmikan, Klinik Kesehatan Mulai Bergerak
Sampo Selsun Ditarik BPOM, Rohto Minta Maaf
Lagi, BPOM Cabut Izin 11 Kosmetik Berbahaya
BPOM Wajibkan Minimarket Punya Pengawas Obat, Tak Harus Apoteker
Meski Anggaran Kalah dengan Pengadaan Kaos Kaki, Taruna Ikrar Tancap Gas Sidak MBG
Tuding Mualaf Settingan, Richard Lee Siap Seret Doktif
BPOM Gandeng Finalis Puteri Indonesia Perkuat Keamanan Obat dan Makanan
BPOM Sikat Peredaran Gas Tertawa di Marketplace, Baby Whip Jadi Kedok

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 10:49 WIB

Operasional Koperasi Merah Putih Diresmikan, Klinik Kesehatan Mulai Bergerak

Senin, 11 Mei 2026 - 17:23 WIB

Sampo Selsun Ditarik BPOM, Rohto Minta Maaf

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:23 WIB

Lagi, BPOM Cabut Izin 11 Kosmetik Berbahaya

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:21 WIB

BPOM Wajibkan Minimarket Punya Pengawas Obat, Tak Harus Apoteker

Kamis, 30 April 2026 - 10:59 WIB

Meski Anggaran Kalah dengan Pengadaan Kaos Kaki, Taruna Ikrar Tancap Gas Sidak MBG

Berita Terbaru

BPOM kembali menegaskan sikap tegasnya dengan menarik produk kosmetik bermasalah dari peredaran tanpa kompromi. (Foto: BPOM RI)

Berita

Sampo Selsun Ditarik BPOM, Rohto Minta Maaf

Senin, 11 Mei 2026 - 17:23 WIB

BPOM mencabut izin 11 kosmetik berbahaya yang mengandung merkuri, hidrokinon, dan zat lain yang mengancam kesehatan di balik janji kulit cantik instan. (Foto: BPOM)

Berita

Lagi, BPOM Cabut Izin 11 Kosmetik Berbahaya

Kamis, 7 Mei 2026 - 18:23 WIB