Jakarta, Sehatcantik.id – Setiap hari, jutaan langkah bergerak melewati lorong dan peron Stasiun Pasar Senen. Di balik hiruk pikuk keberangkatan dan kedatangan kereta, ada tantangan lain yang tak kalah penting: memastikan kesehatan dan kenyamanan para penumpang tetap terjaga di tengah tingginya mobilitas masyarakat.
PT Kereta Api Indonesia (KAI) mencatat Stasiun Pasar Senen menjadi stasiun kereta api jarak jauh dengan pergerakan pelanggan tertinggi sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dalam periode tersebut, total 3.155.845 pergerakan pelanggan kereta api jarak jauh tercatat di stasiun ini.
Angka tersebut terdiri atas 1.670.428 pelanggan yang berangkat dan 1.485.417 pelanggan yang tiba. Tingginya arus manusia yang keluar masuk stasiun membuat aspek kebersihan, sanitasi, kualitas udara, hingga kesiapan layanan kesehatan menjadi bagian penting dalam menjaga perjalanan tetap aman.
Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan tingginya mobilitas pelanggan menunjukkan peran strategis Pasar Senen sebagai salah satu simpul utama perjalanan antarkota dari Jakarta menuju berbagai wilayah di Pulau Jawa.
“Data Januari hingga Mei 2026 memperlihatkan peran stasiun ini sangat besar karena melayani perjalanan jarak jauh dalam volume tinggi dan terhubung dengan perjalanan komuter serta angkutan publik perkotaan,” ujar Anne.
Dengan jutaan pergerakan penumpang, stasiun menjadi ruang publik yang membutuhkan pengelolaan kesehatan secara konsisten. Kepadatan penumpang, durasi perjalanan panjang, serta interaksi antarorang menjadi faktor yang perlu diperhatikan agar risiko gangguan kesehatan dapat diminimalkan.
Secara bulanan, jumlah pelanggan kereta api jarak jauh di Stasiun Pasar Senen tercatat sebanyak 622.763 pelanggan pada Januari, 492.511 pelanggan pada Februari, 783.962 pelanggan pada Maret, 613.383 pelanggan pada April, dan 643.226 pelanggan pada Mei 2026.
Selain melayani perjalanan jarak jauh, Stasiun Pasar Senen juga menjadi bagian penting dari layanan Commuter Line Cikarang/Bekasi. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, pengguna Commuter Line di stasiun tersebut mencapai 1.509.193 pelanggan.
Besarnya mobilitas tersebut menjadikan edukasi kesehatan bagi penumpang menjadi hal yang penting, mulai dari menjaga kebersihan tangan, memastikan kondisi tubuh tetap prima sebelum perjalanan, hingga memperhatikan kebutuhan air minum dan istirahat selama perjalanan.
Pasar Senen pada akhirnya bukan hanya menjadi titik keberangkatan kereta, tetapi juga ruang pertemuan jutaan masyarakat dengan latar belakang berbeda. Karena itu, menjaga kesehatan di ruang publik seperti stasiun menjadi bagian penting agar perjalanan tetap nyaman, aman, dan produktif. (Sbw)














