Awas, Ini Lima Penyakit yang Lazim Terjadi Kala Berpuasa

- Editor

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jaga kesehatan selama puasa dengan pola makan seimbang dan cukup cairan setiap hari. (Foto: Freepik)

Jaga kesehatan selama puasa dengan pola makan seimbang dan cukup cairan setiap hari. (Foto: Freepik)

Jakarta, Sehatcantik.id – Puasa di bulan Ramadan menjadi momen spiritual yang ditunggu banyak orang. Namun, aktivitas yang lebih padat dan perubahan pola makan dapat memicu berbagai masalah kesehatan jika tidak diperhatikan dengan baik.

Menurut dr. Valda Garcia, seperti dilansir bunda.co id, selama Ramadan, jam dan pola makan berubah, sehingga tubuh perlu menyesuaikan diri dengan waktu berbuka dan sahur. Jika jenis dan kebersihan makanan dijaga dengan baik, risiko penyakit dapat diminimalkan. Namun, godaan makanan khas Ramadan yang lezat namun tidak sehat seringkali sulit dihindari.

Mengontrol pola makan, menjaga porsi cukup, dan memastikan kebersihan makanan tetap terjaga adalah kunci agar puasa berjalan lancar tanpa keluhan kesehatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyakit yang Lazim Terjadi Saat Puasa:

1. Gastritis

Gastritis sering muncul pada orang dengan riwayat sakit maag. Sangat penting untuk tidak menunda waktu berbuka dan memilih makanan yang tepat. Hindari makanan terlalu asam atau pedas, serta minuman yang terlalu asam. Dengan demikian, risiko kambuhnya gastritis dapat dikurangi.

Baca Juga :  Bahaya Kerokan bagi Kesehatan Tubuh

2. Sembelit

Jajanan menjelang berbuka sering rendah serat, yang meningkatkan risiko sembelit. Kurangnya asupan serat dari sayur dan buah serta pemenuhan cairan yang kurang selama berpuasa dapat memperburuk kondisi ini.

3. Dehidrasi

Bulan puasa membatasi asupan cairan. Saat berbuka, fokus pada rasa lapar dapat membuat konsumsi air kurang dari kebutuhan harian. Orang dewasa memerlukan sekitar 2 liter atau 8 gelas air per hari. Strategi sederhana: 2 gelas saat berbuka, 2 gelas sebelum tidur, 2 gelas saat sahur, dan 2 gelas saat bangun.

Perlu diingat, kebutuhan cairan dapat meningkat jika aktivitas fisik tinggi, terkena panas, atau kondisi kesehatan tertentu seperti gagal jantung atau gagal ginjal. Konsultasikan dengan dokter untuk kebutuhan cairan yang aman.

Baca Juga :  Kanker Serviks pada Wanita Terjadi di Usia Berapa?

4. Hipoglikemia

Gula darah rendah sering terjadi saat puasa, terutama jika asupan makanan sumber gula minim. Penting untuk memilih makanan dan minuman yang tepat saat sahur dan berbuka agar tetap memiliki energi selama berpuasa.

5. Sakit Kepala

Sakit kepala dapat muncul karena kurang asupan gula atau dehidrasi. Memilih jenis makanan yang tepat, cukup istirahat, dan mengatur jadwal acara seperti buka puasa bersama sangat penting untuk mengurangi risiko sakit kepala.

Bulan Ramadan menyebabkan perubahan pola makan dan jam makan. Tubuh membutuhkan waktu beradaptasi, namun berbuka tepat waktu dan memilih makanan yang sesuai adalah kunci untuk menghindari berbagai masalah kesehatan. (Sbw)

Berita Terkait

BPOM Gerebek Pabrik Kosmetik Ilegal Rp16 Miliar
Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Richard Lee, Empat Orang Jadi Penjamin
BPOM Bongkar Gudang Kosmetik dan Suplemen Ilegal Rp25 Miliar di Tangerang
Derry Sulaiman Siap Jadi Saksi Richard Lee, Tegaskan Soal Status Mualaf
Kasus Influenza Musiman Melonjak, Balita Sumbang 42 Persen Kasus Nasional
Alarm Kesehatan Mental Anak, 363 Ribu Terindikasi Depresi
Wajib Halal BPOM Mulai 18 Oktober, Siapa Paling Terdampak?
Saksi Ungkap Dugaan Teror Doktif Rp20 Miliar

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 17:44 WIB

BPOM Gerebek Pabrik Kosmetik Ilegal Rp16 Miliar

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:34 WIB

Majelis Hakim Kabulkan Permohonan Richard Lee, Empat Orang Jadi Penjamin

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:47 WIB

BPOM Bongkar Gudang Kosmetik dan Suplemen Ilegal Rp25 Miliar di Tangerang

Rabu, 30 September 2026 - 01:32 WIB

Derry Sulaiman Siap Jadi Saksi Richard Lee, Tegaskan Soal Status Mualaf

Senin, 28 September 2026 - 17:54 WIB

Kasus Influenza Musiman Melonjak, Balita Sumbang 42 Persen Kasus Nasional

Berita Terbaru

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengecek produk kosmetik ilegal yang disita dari fasilitas produksi di Mojokerto, Jawa Timur. (Foto: BPOM RI)

Berita

BPOM Gerebek Pabrik Kosmetik Ilegal Rp16 Miliar

Senin, 19 Okt 2026 - 17:44 WIB