Drama Jaksa-Doktif, Nikita Sakit, dan Sidang Ditunda

- Editor

Jumat, 8 Agustus 2025 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nikita Mirzani sakit, sidang pun ditunda setelah Dokter Detektif sempat memberikan kesaksian. (Foto: Danu Baharuddin/Sehatcantik.id)

Nikita Mirzani sakit, sidang pun ditunda setelah Dokter Detektif sempat memberikan kesaksian. (Foto: Danu Baharuddin/Sehatcantik.id)

Jakarta, Sehatcantik.id – Kehebohan terjadi dalam sidang lanjutan Nikita Mirzani yang terjerat kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025). Kehebohan itu tersulut aksi Jaksa Penuntut Umum (JPU), yang membuat dokter Samira alias Dokter Detektif (Doktif) tidak tuntas mengungkapkan kesaksian. Hal itu terjadi lantaran jaksa memotong kesaksian Doktif tentang percakapan yang diyakini relevan. Jaksa mempertanyakan makna di balik kalimat yang ditemukan dalam percakapan.

“Maksud dari percakapan ‘Aku baru lihat Ibu hajar dokter Reza Gladys,’ apa yang dimaksud dengan itu?” tanya Jaksa kepada Doktif.

Doktif pun mencoba menjawab dengan membeberkan latar belakang sesuai konteks percakapan. Namun, belum selesai Doktif memberikan penjelasan, JPU menyela keterangannya.
“Kalau untuk itu mungkin bisa ditanyakan ke terdakwa, tapi kalau menurut saya, owner-owner skincare itu harusnya sadar diri, gitu, bukan tambah…,” jawab Doktif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ucapan Doktif yang belum tuntas itu langsung dipotong jaksa dan meminta Doktif fokus pada pertanyaan yang diajukan, “Cukup saksi dijawab pertanyaan saya yang saya tanyakan.”

Nikita Mirzani yang sejak awal memperhatikan jalannya pemeriksaan Doktif, langsung naik pitam. Nikita Mirzani merasa kesaksian Doktif sengaja dibatasi JPU.

“Tunggu! Yang Mulia! Biarin dia bicara dulu, jangan dipotong! Jangan menguntungkan JPU doang!” kata Nikita Mirzani, lantang. Suasana ruang sidang pun menjadi riuh. Para pendukung Nikita Mirzani yang duduk di bangku ruang sidang ikut riuh, memberikan dukungan kepada Nikita Mirzani.

“Biarin Doktif ini bicara!” tegas Nikita Mirzani. Nadanya meninggi.

Hakim Ketua yang menyaksikan kondisi yang kian tidak terkendali, mencoba menenangkan semua pihak. Hakim meminta agar semua yang hadir di ruang sidang untuk tak bersuara. “Diam! Diam!” seru Hakim Ketua.

Baca Juga :  BPOM Tegaskan Lagi Dukungan Program Makan Bergizi Gratis

Tapi, seruan Hakim Ketua tidak diindahkan dan Nikita Mirzani masih terus protes. Nikita berkukuh menuntut jaksa bersikap netral dalam menjalankan tugas selama persidangan berlangsung.
“JPU juga harus netral! JPU harus netral! JPU harus netral,” sungut aktris 39 tahun itu.

Hakim Ketua pun mengancam akan menskors sidang apabila suasana tidak juga kondusif.
“Ini kalau enggak bisa diatur, ya, kita skors dulu ini. Waktu kita terbatas ya. Kita perlu menjaga kesehatan semuanya, kan begitu. Tolong diam semua ya. Tolong diam!” pinta Hakim Ketua.

Terlanjur jengkel, Nikita Mirzani kembali melayangkan protes atas sikap jaksa terhadap Doktif yang bersaksi. Nikita merasa proses mendapatkan keadilan terhambat lantaran keterangan saksi tidak dapat disampaikan secara utuh.

“Makanya penuntut ingin keadilan, jangan dipotong-potong!” Orang mau menjelaskan dipotong! Terus-terusan dipotong!” ujar Nikita Mirzani lagi, kesal.

“Tolong diam!” Hakim Ketua menyela, untuk kesekian kali, tapi sia-sia. Ruang sidang semakin gaduh, sehingga Hakim Ketua mengambil keputusan tegas: menskors persidangan untuk mendinginkan suasana. “Jadi kita skors, sidang dilanjutkan setelah jam satu siang,” tutup Hakim Ketua seraya mengetuk palu. Tok!

Nikita Sakit, Sidang Ditunda

Selepas jeda, sidang pun dilanjutkan. Majelis Hakim sempat mengizinkan Nikita Mirzani memeriksa kondisi kesehatannya.
Sebelum sidang dimulai Nikita Mirzani menyampaikan kondisi kesehatannya kurang baik. Bahkan ibu tiga anak itu dapat surat rujukan dari Klinik Pratama Rutan Kelas 1 Pondok Bambu, Jakarta Timur, untuk mendapat penanganan lebih lanjut.

Sidang sempat berjalan dengan mendengar keterangan Doktif, yang hadir sebagai saksi. Setelah Doktif memberi keterangan, Majelis Hakim memutuskan sidang dilanjutkan pekan depan karena memberi kesempatan Nikita Mirzani periksa kesehatan.

Baca Juga :  Oky Pratama Bersaksi dalam Sidang Nikita Mirzani

Menyikapi keputusan tersebut, Nikita Mirzani bersikeras minta sidang tidak ditunda. Namun Majelis Hakim tetap pada keputusannya bahwa sidang dilanjutkan pekan depan.
“Kesehatan itu sangat penting. Majelis tidak mau menunda, tapi majelis nanti disalahkan,” ujar Majelis Hakim kepada Nikita Mirzani.

Nikita Mirzani terus meyakinkan hakim bahwa kondisinya masih kuat untuk mengikuti persidangan. Bahkan, dirinya sampai menangis meminta kepada Majelis Hakim agar proses sidang tetap berjalan.
“Pak saya masih mau sidang, Pak. Berobatnya bisa besok Pak. Ya Allah kenapa sih begini banget sidang aku. Aku maunya besok. Aku masih kuat pak buat ngikutin sidang. Besok saja ke rumah sakit. Tolonglah Pak, saya sudah menunggu begitu lama pak,” kata Nikita, sambil menangis.

Sikap Majelis Hakim tak berubah. Sidang ditunda Kamis pekan depan, 14 Agustus. Majelis Hakim juga menyatakan Nikita Mirzani sudah berkordinasi dengan jaksa untuk kembali menghadirkan saksi doktif apabila diperlukan.

“Kita kasih kesempatan untuk bertanya. Nanti kita minta datang lagi dokter Samira kalau enggak jelas tanya penasihat hukumnya. Saudara tetap diberi tahu. Nanti tolong JPU sampaikan ke saksi untuk hadir lagi hari kamis tanggal 14 Agustus 2025 sidang ditutup,” tutup Hakim.

Setelah hakim meninggalkan ruang sidang, petugas dari kejaksaan menghampiri Nikita Mirzani untuk memakaikannya rompi tahanan. Saat bersamaan, Nikita Mirzani tanpak lemas, lalu meninggalkan ruang sidang kembali ke rutan. (Sbw/Danu Baharuddin, Novan V)

Berita Terkait

Richard Lee Bongkar Sejumlah Kejanggalan Dakwaan JPU di Sidang Eksepsi
BPOM Gratiskan Registrasi Produk Pangan untuk UMKM
Industri Kosmetik Tumbuh Pesat, BPOM Permudah Proses Sertifikasi
Ditemani Istri, Richard Lee Jalani Sidang Kasus Perlindungan Konsumen
Anggaran Pengawasan MBG Rp675 M Disebut Belum Cair, BPOM Tetap Kawal Program
BPOM dan PYFA Dorong Industri Farmasi Menuju Net Zero Carbon
Refocusing Penerima Manfaat dan Pembenahan Dapur Jadi Arah Baru MBG 2026
BPOM dan Ubaya Percepat Hilirisasi Riset untuk Perkuat Industri Obat Dalam Negeri

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:05 WIB

Richard Lee Bongkar Sejumlah Kejanggalan Dakwaan JPU di Sidang Eksepsi

Jumat, 19 Juni 2026 - 13:51 WIB

BPOM Gratiskan Registrasi Produk Pangan untuk UMKM

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:03 WIB

Industri Kosmetik Tumbuh Pesat, BPOM Permudah Proses Sertifikasi

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:31 WIB

Ditemani Istri, Richard Lee Jalani Sidang Kasus Perlindungan Konsumen

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:31 WIB

Anggaran Pengawasan MBG Rp675 M Disebut Belum Cair, BPOM Tetap Kawal Program

Berita Terbaru

Kepala BPOM RI Taruna Ikrar dalam peluncuran Bulan Keamanan Pangan 2026 untuk memperkuat keamanan pangan dan mendukung UMKM. (Foto: BPOM)

Berita

BPOM Gratiskan Registrasi Produk Pangan untuk UMKM

Jumat, 19 Jun 2026 - 13:51 WIB