Dituding Melvina Minta Rp15 Miliar, Nikita Mirzani Membantah

- Editor

Kamis, 28 Agustus 2025 - 21:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pengusaha skincare Melvina Husyanti mengaku diminta uang tutup mulut oleh Nikita Mirzani terkait review produknya. (Foto: Novan/Sehatcantik.id)

Pengusaha skincare Melvina Husyanti mengaku diminta uang tutup mulut oleh Nikita Mirzani terkait review produknya. (Foto: Novan/Sehatcantik.id)

Jakarta, Sehatcantik.id – Persidangan Nikita Mirzani dalam kasus dugaan pemerasan dan Tindak Pidana Pencucian Uang kembali memanas di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, (28/8/2025)

Salah seorang saksi yang diajukan pihak jaksa penuntut umum, Melvina Husyanti, pengusaha skincare, memberikan kesaksian mengejutkan. Melvina mengaku diminta Nikita Mirzani untuk menjual mobil Ferrari miliknya untuk membayar uang tutup mulut Rp 15 miliar.

Di hadapan majelis hakim, Melvina Husyanti membeberkan detail permintaan fantastis dari Nikita Mirzani.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya pernah menerima tindakan pemerasan dan dimintai uang tutup mulut oleh Nikita Mirzani sebesar Rp 15 miliar,” kata Melvina menjawab pertanyaan jaksa.

Melvina mengaku tidak tahu alasan Nikita Mirzani meminta uang tutup mulut hingga puluhan miliar itu.

Baca Juga :  Efek Makan Jeroan Setiap Hari, Hati-hati!

“Mungkin agar produknya tidak di-review jelek (oleh Nikita Mirzani),” jawab Melvina, yang mengaku tidak sanggup memenuhi permintaan Nikita itu. Melvina mengaku hanya sanggup memberi uang Rp 2 miliar.

“Saat dia (Nikita Mirzani) minta Rp15 miliar, saya hanya mampu Rp3 miliar. Di situ dia bilang, ‘cicil saja atau jual mobil Ferrari-nya’,” ujar Melvina sambil menirukan perkataan Nikita Mirzani.

Karena nilai yang diminta terlalu besar dan Melvina hanya sanggup membayar Rp 3 miliar, negosiasi menemui jalan buntu.

Melvina mengaku, pasrah jika Nikita Mirzani benar-benar ingin membongkar rahasia bisnis skincare-nya.

“Pada saat itu saya bilang, ‘Saya pasrah saja’. Nah, tahu-tahu dia dilaporkan Reza Gladys, tetapi saya tidak tahu detail kasusnya gimana,” ujar Melvina.

Baca Juga :  Otoritas Pangan Taiwan Temukan Pengawet Berlebihan Pada Basreng Asal Indonesia

Nikita Membantah Melvina

Nikita Mirzani pun bereaksi atas pernyataan Melvina. Di sela jeda isitirahat sidang, Nikita Mirzani membantah dirinya memeras Melvina.

“Enggaklah. Itu dia sendiri yang nawarin,” kata Nikita Mirzani. Menurutnya, saat itu Melvina memberikannya dengan sukarela dan bukan karena dirinya mengancam.

“Itu kayaknya Melvina dijebak, ya, sama mereka-mereka,” ucap Nikita, tanpa menjelaskan maksud dari mereka-mereka itu.

Nikita merasa dirugikan dengan kesaksian Melvina, karena pernyataannya tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan.

“Pasti dirugikan sudah tujuh bulan ini. Harusnya saya bisa menghasilkan puluhan miliar rupiah,” ujar Nikita Mirzani. (Sbw)

Danu Baharuddin dan Novan berkontribusi dalam tulisan ini.

Berita Terkait

Richard Lee Tetap Jadi Tersangka dan Dicekal, Doktif Sujud Syukur
BPOM Ungkap “Racun Tersembunyi” di 41 Obat Berbahan Alam
Lonjakan 11 Juta PBI Nonaktif, Purbaya Semprot BPJS
BPOM Minta Waspada Obat dan Makanan Palsu
Menkes Pastikan Virus Nipah Belum Ditemukan di Indonesia
Lula Lahfah, Kekasih Reza Arap, Meninggal Dunia
Mengaku Sakit, Richard Lee Minta Polisi Tunda Pemeriksaan Sebagai Tersangka
BPOM Temukan 26 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya, Masyarakat Diminta Waspada

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:21 WIB

Richard Lee Tetap Jadi Tersangka dan Dicekal, Doktif Sujud Syukur

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:42 WIB

BPOM Ungkap “Racun Tersembunyi” di 41 Obat Berbahan Alam

Senin, 9 Februari 2026 - 19:53 WIB

Lonjakan 11 Juta PBI Nonaktif, Purbaya Semprot BPJS

Jumat, 6 Februari 2026 - 09:19 WIB

BPOM Minta Waspada Obat dan Makanan Palsu

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:06 WIB

Menkes Pastikan Virus Nipah Belum Ditemukan di Indonesia

Berita Terbaru

Purbaya Yudhi Sadewa menegur keras BPJS Kesehatan atas anomali data PBI yang memicu kegaduhan publik. (Foto: TV Parlemen)

Berita

Lonjakan 11 Juta PBI Nonaktif, Purbaya Semprot BPJS

Senin, 9 Feb 2026 - 19:53 WIB

Peredaran produk palsu adalah ancaman serius bagi kesehatan publik dan ekonomi nasional. (Foto: BPOM)

Berita

BPOM Minta Waspada Obat dan Makanan Palsu

Jumat, 6 Feb 2026 - 09:19 WIB