Subclade K Hantam New York, AS Hadapi Musim Flu Terburuk

- Editor

Senin, 29 Desember 2025 - 11:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dalam sepekan hingga 20 Desember, Departemen Kesehatan New York mencatat 71.123 kasus flu terkonfirmasi. (Foto: Shutterstock)

Dalam sepekan hingga 20 Desember, Departemen Kesehatan New York mencatat 71.123 kasus flu terkonfirmasi. (Foto: Shutterstock)

New York, Sehatcantik.id – New York memasuki puncak krisis flu di tengah libur akhir tahun. Dalam sepekan hingga 20 Desember, Departemen Kesehatan New York mencatat 71.123 kasus flu terkonfirmasi, angka tertinggi yang pernah tercatat dalam periode pemantauan mingguan. Negara bagian ini menjadi satu dari 14 wilayah di AS dengan kategori aktivitas medis influenza-like illness “sangat tinggi.”

Sumber kekhawatiran utama berasal dari kemunculan Subclade K, varian baru dari Influenza A(H3N2) yang sebelumnya memicu wabah besar di Inggris, Jepang, dan Kanada..

Baca Juga :  Mazta Farma Berikan Pioneer Award kepada 9 Dokter Kecantikan

Pejabat kesehatan menilai ada potensi ketidakcocokan vaksin (mismatch) terhadap varian tersebut, meski vaksin yang tersedia masih dinilai penting untuk mengurangi risiko gejala berat dan kematian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kasusnya meningkat, dan tren ini kemungkinan berlanjut hingga tahun baru,” kata Andrew Pekosz, Direktur di Johns Hopkins Center of Excellence untuk riset dan respons influenza.

Baca Juga :  Hindari Pelecehan, Pasien Berlawanan Jenis dengan Dokter Perlu Pendamping

Situasi nasional juga menguatkan skala ancaman. CDC memperkirakan musim flu sejauh ini telah menyebabkan 4,6 juta kasus, 49.000 rawat inap, dan 1.900 kematian—termasuk tiga anak. Di New York City, kunjungan IGD dengan diagnosis flu menunjukkan kenaikan konsisten.

Menurut Jennifer Nuzzo, epidemiolog dari Brown University, rendahnya cakupan vaksinasi dan terbatasnya data saat ini mengindikasikan AS mungkin sedang menuju musim flu yang sangat berat. (Sbw)

Berita Terkait

Penahanan Richard Lee Diperpanjang 40 Hari, Doktif Lega
Dokter Muda FKUI Wafat di Cianjur, Kemenkes Selidiki Suspek Campak
BPOM–AmCham Bahas Kepastian Regulasi dan Dorong Investasi Kesehatan
Taruna Ikrar Diundang Universitas Harvard, Bicara Strategi Kesehatan Global
Oktober 2026: Tanpa Sertifikasi Halal, Kosmetik dan Suplemen Dilarang Beredar
Lonjakan Mobilitas Lebaran Picu Risiko Campak, Imunisasi Anak Jadi Kunci
Klaim Menyesatkan dan Tak Pantas, Izin 8 Produk Kewanitaan Dicabut
Upaya Kasasi Kandas, Nikita Mirzani Tetap Dipenjara 6 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 31 Maret 2026 - 07:09 WIB

Penahanan Richard Lee Diperpanjang 40 Hari, Doktif Lega

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:12 WIB

Dokter Muda FKUI Wafat di Cianjur, Kemenkes Selidiki Suspek Campak

Sabtu, 28 Maret 2026 - 01:32 WIB

BPOM–AmCham Bahas Kepastian Regulasi dan Dorong Investasi Kesehatan

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:31 WIB

Taruna Ikrar Diundang Universitas Harvard, Bicara Strategi Kesehatan Global

Rabu, 25 Maret 2026 - 15:29 WIB

Oktober 2026: Tanpa Sertifikasi Halal, Kosmetik dan Suplemen Dilarang Beredar

Berita Terbaru

Penahanan Richard Lee resmi diperpanjang selama 40 hari, memperpanjang proses hukum yang tengah berjalan dan kembali menjadi sorotan publik.(Foto: Sehatcantik.id)

Berita

Penahanan Richard Lee Diperpanjang 40 Hari, Doktif Lega

Selasa, 31 Mar 2026 - 07:09 WIB