Jangan Salah Asuh, Kelola Emosi Balita agar Tak Mudah Tantrum

- Editor

Rabu, 7 Mei 2025 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, sehatcantik.id – Memilki anak dalam usia balita, rentang usia satu hingga lima tahun, tentu amat menyenangkan. Terlebih, usia balita merupakan periode emas dalam tumbuh kembang anak. Pada fase ini, terjadi perkembangan pesat dalam aspek fisik, kognitif, sosial, dan emosional. Anak mulai berjalan, berbicara, menunjukkan rasa ingin tahu yang tinggi, serta mulai memahami dan mengekspresikan emosi, meski masih terbatas.

Nah, tapi lazimnya anak-anak, ada saja ulahnya yang sebagian besar membuat orang tua terkejut, seperti misalnya, mendadak tantrum tanpa alasan jelas. Hal ini tentu saja merepotkan dan bila salah pola asuh bakal berdampak buruk.

Penting bagi orang tua untuk memahami tumbuh kembang anak. Setidaknya, ada empat tahapan penting dalam perkembangan umum balita, yang patut dicermati oleh ayah dan bunda:

1. Fisik

Koordinasi tubuh membaik, anak mulai berlari, memanjat, dan memegang benda kecil.

2. Bahasa

Perbendaharaan kata si anak berkembang pesat; anak mulai membentuk kalimat sederhana.

3. Kognitif

Anak mulai mengenal warna, bentuk, dan menyusun logika sederhana.

4. Sosial-Emosional

Balita mulai bermain dengan teman sebaya, menunjukkan kelekatan, dan belajar tentang rasa takut, marah, dan senang.

Balita ceria karena secara emosional tumbuh kembang secara tepat. (Fofo: Dok. Pribadi Kel. Nita)

Mengelola Emosi Balita

Balita kerap mengalami ledakan emosi atau lazim disebut tantrum karena belum mampu mengekspresikan perasaannya dengan baik. Dalam hal ini, orang tua perlu memahami dan membantu mengelola emosi anak dengan cara yang tak bisa dianggap remeh:

  • Kenali Pemicu Emosi

Kelelahan, lapar, atau perubahan rutinitas bisa memicu balita antrum. Mengenali pemicunya memudahkan pencegahan.

  • Tanggapi dengan Tenang
Baca Juga :  Jangan Stres, Ini Strategi Menjaga Kesehatan Mental di Tempat Kerja

Saat anak marah atau menangis, respon orang tua yang tenang membantu anak merasa aman.

  • Ajarkan Nama Emosi

Gunakan kalimat seperti, “Kamu sedih ya?” untuk mengenalkan anak pada perasaan mereka.

  • Berikan Pelukan

Kontak fisik seperti pelukan bisa menenangkan dan memperkuat ikatan emosional.

  • Buat Rutinitas yang Stabil

Jadwal tidur, makan, dan bermain yang teratur membantu anak merasa aman dan lebih stabil emosinya.

  • Gunakan Cerita dan Permainan

Media seperti buku bergambar atau boneka bisa digunakan untuk mengajarkan pengelolaan emosi secara menyenangkan.

Balita tersenyum menandakan sisi emosionalnya dalam ritme bahagia karena pola asuh yang telat. (Fofo: Dok. Pribadi Kel. Nita)

Tumbuh kembang balita adalah fondasi penting untuk masa depan anak. Selain mendukung perkembangan fisik dan kognitif, orang tua juga perlu memberikan perhatian khusus pada aspek emosional. Dengan pendekatan yang penuh kasih, konsisten, dan edukatif, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang sehat secara fisik maupun mental. (Sbw)

Penulis : Satriana Budi Wimar

Berita Terkait

Kemenkes Ingatkan Bahaya Volume Berlebih Earphone Pada Anak
Hampir 50 Persen Gen Alpha Rentan Alami Gangguan Mental
Lula Lahfah, Kekasih Reza Arap, Meninggal Dunia
DPR Soroti Kasus Keracunan Berulang MBG, Usul Frasa ‘Gratis’ Dihilangkan
Satu Miliar Lebih Orang Hidup dengan Gangguan Kesehatan Mental
Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Masyarakat Berdoa untuk Kebaikan Bangsa
Bocah Meninggal Dunia Penuh Cacing, KDM Bekukan Dana Desa
BPOM Ingatkan Bahaya Mainan Kosmetik Anak Bisa Merusak Kulit

Berita Terkait

Selasa, 3 Maret 2026 - 10:35 WIB

Kemenkes Ingatkan Bahaya Volume Berlebih Earphone Pada Anak

Senin, 2 Maret 2026 - 12:40 WIB

Hampir 50 Persen Gen Alpha Rentan Alami Gangguan Mental

Jumat, 23 Januari 2026 - 23:25 WIB

Lula Lahfah, Kekasih Reza Arap, Meninggal Dunia

Kamis, 2 Oktober 2025 - 19:52 WIB

DPR Soroti Kasus Keracunan Berulang MBG, Usul Frasa ‘Gratis’ Dihilangkan

Kamis, 4 September 2025 - 11:30 WIB

Satu Miliar Lebih Orang Hidup dengan Gangguan Kesehatan Mental

Berita Terbaru

Penahanan Richard Lee resmi diperpanjang selama 40 hari, memperpanjang proses hukum yang tengah berjalan dan kembali menjadi sorotan publik.(Foto: Sehatcantik.id)

Berita

Penahanan Richard Lee Diperpanjang 40 Hari, Doktif Lega

Selasa, 31 Mar 2026 - 07:09 WIB