BPOM dan PYFA Dorong Industri Farmasi Menuju Net Zero Carbon

- Editor

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Caption:
Menuju net zero carbon, industri farmasi berupaya mengurangi jejak emisi sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan demi kesehatan generasi mendatang. (Foto: BBPOM)

Caption: Menuju net zero carbon, industri farmasi berupaya mengurangi jejak emisi sekaligus menjaga keseimbangan lingkungan demi kesehatan generasi mendatang. (Foto: BBPOM)

Jakarta, Sehatcantik.id – Perubahan iklim dan kerusakan lingkungan kini menjadi tantangan yang semakin berkaitan dengan sektor kesehatan. Industri farmasi tidak lagi hanya berbicara soal obat dan layanan medis, tetapi juga tentang bagaimana menjaga lingkungan sebagai bagian dari kesehatan manusia.

Karena itu, prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) mulai menjadi bagian penting dalam strategi industri. Keberlanjutan tidak ditempatkan sekadar sebagai program tanggung jawab sosial, melainkan sebagai arah baru dalam menjalankan bisnis.

Langkah konkret dilakukan PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melalui kegiatan penghijauan di fasilitas produksi PT Ethica Industri Farmasi di Cikarang, Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Gerakan Satu Juta Pohon yang dicanangkan BPOM untuk mendorong industri farmasi ikut berperan dalam mengurangi dampak perubahan iklim.

Kepala BPOM Prof. Taruna Ikrar mengatakan, penghijauan yang dilakukan industri merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap lingkungan.

Baca Juga :  Makanan yang Dianjurkan untuk Penyakit Tipes

“Penanaman pohon hari ini merupakan manifestasi pelestarian lingkungan sekaligus kontribusi nyata industri farmasi dalam mereduksi jejak karbon dan membangun ekosistem industri hijau,” ujar Taruna Ikrar.

Dalam kegiatan itu, sebanyak 18 jenis pohon ditanam di area fasilitas kerja. Taruna Ikrar juga melakukan penanaman langsung pohon Ketapang Kencana sebagai bagian dari gerakan penghijauan.

Direktur Utama PYFA Lee Yan Gwan mengatakan upaya menjaga lingkungan merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan masa depan yang lebih baik.

“Semangat yang sama juga kami hadirkan untuk menuju net zero carbon melalui inisiatif Gerakan Sejuta Pohon,” kata Lee Yan Gwan.

Ia menambahkan, kesehatan manusia tidak hanya bergantung pada obat dan layanan kesehatan, tetapi juga pada kualitas lingkungan.

“Kami percaya, menjaga kesehatan tidak cukup hanya melalui obat dan layanan kesehatan, tetapi juga melalui lingkungan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang,” ujarnya.

Baca Juga :  Waspada Risiko dan Komplikasi Stroke

PYFA menilai kolaborasi dengan BPOM bukan hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga upaya bersama membangun industri kesehatan yang mampu berjalan selaras dengan keberlanjutan lingkungan.

Program penghijauan di Cikarang melanjutkan berbagai kegiatan hijau PYFA sebelumnya, seperti restorasi mangrove di pesisir Pluit, penghijauan kawasan kritis di Gunung Munara dan Gunung Halimun Salak, serta kerja sama pembersihan limbah perairan bersama Sungai Watch.

Di tingkat global, komitmen ESG juga diterapkan melalui fasilitas anak usaha Probiotec di Australia yang memperoleh standar penilaian bangunan hijau National Australian Built Environment Rating System (NABERS).

Ke depan, industri farmasi tidak hanya diukur dari jumlah obat yang dihasilkan, tetapi juga dari seberapa besar kontribusinya menjaga lingkungan dan mengurangi jejak ekologis. (Sbw)

Berita Terkait

Doktif Hadir di Sidang Richard Lee: “Saya Juru Kunci Pintu Neraka”
Pasien BPJS Meninggal, Matinya Empati Dokter dan Perawat
Pasien BPJS Curhat di Threads: Meninggal Dunia di Sela Komentar Jahat Dokter dan Nakes
Target Penanganan TBC Belum Tercapai, Kemenkes Andalkan TBScreen.AI untuk Percepat Skrining
Keracunan Massal MBG Semarang Tembus 707 Orang, Lemahnya Audit Dapur SPPG Disorot
Ditjenpas: Tak Ada Intimidasi, Nikita Justru Duta Layanan Rutan
Indonesia Kejar Nol Kematian Dengue, Teknologi Wolbachia Jadi Salah Satu Senjata
Sidang Ditunda, Pengalihan Tahanan Ditolak, Richard Lee Gagal Bertemu Anak

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Doktif Hadir di Sidang Richard Lee: “Saya Juru Kunci Pintu Neraka”

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Pasien BPJS Meninggal, Matinya Empati Dokter dan Perawat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Pasien BPJS Curhat di Threads: Meninggal Dunia di Sela Komentar Jahat Dokter dan Nakes

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Target Penanganan TBC Belum Tercapai, Kemenkes Andalkan TBScreen.AI untuk Percepat Skrining

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Keracunan Massal MBG Semarang Tembus 707 Orang, Lemahnya Audit Dapur SPPG Disorot

Berita Terbaru