Tangerang, Sehatcantik.id – Sidang perkara dokter Richard Lee kembali membuka cerita panas tentang konflik di balik perseteruan dengan Dokter Detektif atau Doktif.
Kali ini, cerita datang dari dokter Janet Aprilia Stanzah, mantan Ketua Perhimpunan Dokter Estetika Indonesia (Perdesti) DKI Jakarta. Di hadapan majelis hakim Pengadilan Negeri Tangerang, Kamis (24/9/2026), Janet mengungkap pengakuan yang disebut pernah disampaikan dokter Reza Gladys kepadanya.
Menurut Janet, Reza mengaku mendapat intimidasi. Bukan sekadar serangan di media sosial. Ada pula permintaan uang agar tekanan tersebut berhenti.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Janet mengaku sempat memastikan berulang kali apakah benar ada permintaan uang.
“Dokter Reza Gladys-nya cerita, ‘Dok, saya diintimidasi begini-begini, begitu.’ Terus saya tepuk pundaknya, ‘Kamu dimintain uang?’ ‘Iya.’ ‘Kamu dimintain uang?’ ‘Iya.’ ‘Beneran kamu kasih uang?’ Kaget saya,” kata Janet di persidangan.
Janet kemudian meminta Reza menceritakan lebih jauh apa yang terjadi. Dari percakapan itulah, menurut Janet, muncul angka yang membuatnya terkejut: Rp20 miliar.
“Saya yang tanya dengan dia, akhirnya dr. Reza Gladys mau cerita agak panjang lebar, intinya, ‘Saya diintimidasi begini-begini, anak-anak saya begini-begini.’ Saya tepuk bahunya, Yang Mulia. ‘Ini ada apa ini orang ini? Kamu dimintain uang?’ ‘Iya, Dokter.’ ‘Berapa?’ ’20 M.’ Saya kaget. Saya histeris,” ujar Janet.
Cerita Tentang 120 Ribu Buzzer
Cerita Janet tidak berhenti pada uang.
Ia juga mengungkap adanya klaim mengenai kekuatan pasukan digital yang disebut berkaitan dengan Doktif. Menurut Janet, informasi itu ia dengar dari cerita yang disampaikan kepadanya.
“Buser itu menurut ceritanya yang di oknum Dokter Detektif itu mengatakan, dia punya pasukan udara, Yang Mulia, 120.000. Iya, buzzer,” kata Janet.
Di ruang sidang, Janet juga menceritakan adanya percakapan WhatsApp yang menurutnya berkaitan dengan Richard Lee.
Dalam percakapan itu, Janet menyebut ada tawaran penyelesaian senilai Rp2 miliar untuk meredam serangan di media sosial.
“Ditunjukkan WA-nya, beliau menyatakan bahwa, ‘Ya lu kan teman gue, 2 aja.’ 2 M untuk ya enggak apa orang-orang yang ngebully-bully di sosmed itu,” ujar Janet.
Bagi Janet, persoalan tersebut bukan lagi sekadar perang komentar di media sosial.
Ia mengaku mendorong Reza agar tidak menyerah pada tekanan dan memilih menempuh jalur hukum.
“Dokter Reza itu saya yakinkan untuk lapor polisi. Saya bilang, ‘Dok, kamu lapor polisi, Dok. Jangan takut, takut itu enggak bisa. Kamu ini sedang dibunuh, dibunuh karaktermu, dibunuh bisnismu,’ begitu,” kata Janet.
Perseteruan Richard Lee dan Doktif sendiri bermula dari konten yang dibuat Doktif mengenai sejumlah produk kecantikan Richard Lee, termasuk White Tomato dan DNA Salmon.
Doktif mempertanyakan klaim dan keamanan produk tersebut. Persoalan kemudian berkembang menjadi saling lapor dan berujung pada proses hukum.
Dalam perkara yang kini bergulir di Pengadilan Negeri Tangerang, kesaksian Janet menjadi salah satu cerita yang kembali membawa nama Doktif, Reza Gladys, dan dugaan permintaan uang ke tengah persidangan.
Namun, seluruh tudingan tersebut masih merupakan keterangan saksi dalam persidangan dan belum menjadi fakta hukum yang telah diputus pengadilan. (Sbw)













