Awas, Bahaya Penyalahgunaan Tramadol Memicu Halusinasi

- Editor

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPOM ingatkan risiko tramadol: nyeri teratasi, tapi efek high bisa muncul bila disalahgunakan. (Foto: Dok. BNN)

BPOM ingatkan risiko tramadol: nyeri teratasi, tapi efek high bisa muncul bila disalahgunakan. (Foto: Dok. BNN)

Jakarta, Sehatcantik.id – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI mengingatkan masyarakat untuk berhati-hati terhadap penyalahgunaan tramadol, obat keras yang termasuk dalam kategori obat-obat tertentu. Tramadol masuk daftar pengawasan BPOM karena berpotensi disalahgunakan dan efek sampingnya berbahaya jika tidak digunakan sesuai aturan.

Kepala BPOM Taruna Ikrar menjelaskan bahwa tramadol merupakan obat analgesik yang berfungsi meredakan nyeri sedang hingga berat. Obat ini bekerja dengan menekan sinyal nyeri ke otak melalui pengikatan pada reseptor opioid, sekaligus memengaruhi reuptake serotonin dan norepinefrin dalam sistem saraf.

Baca Juga :  Kepala BPOM Taruna Ikrar Ajak Masyarakat Berdoa untuk Kebaikan Bangsa

Kandungan aktif tramadol inilah yang membuatnya efektif sebagai pereda nyeri, tapi juga berpotensi menimbulkan efek euforia atau “high” bila dikonsumsi berlebihan atau dicampur dengan obat lain.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tramadol masuk dalam Peraturan BPOM Nomor 12 sebagai obat-obat tertentu. Meski berfungsi menurunkan nyeri, banyak kasus penyalahgunaan karena efek sampingnya bisa memicu halusinasi, euforia, dan kecanduan,” kata Taruna di Kantor BPOM RI, Jakarta Pusat, Selasa (10/3/2026).

Taruna menekankan bahwa penyalahgunaan tramadol dan obat-obat kategori G lainnya bisa berisiko tinggi. Efek seperti high atau halusinasi biasanya dikaitkan dengan narkotika, namun kondisi serupa dapat muncul dari obat tertentu jika disalahgunakan.

Baca Juga :  Awas, 9 Obat Herbal Ilegal Mengandung Kimia Ini Dilarang BPOM

Penggunaan tramadol secara tidak tepat, terutama bila dikombinasikan dengan obat lain, dapat menyebabkan komplikasi serius, termasuk gangguan pernapasan, detak jantung tidak normal, hingga risiko kecanduan jangka panjang.

BPOM menegaskan bahwa tramadol hanya boleh digunakan sesuai resep dan di bawah pengawasan tenaga medis. Kesadaran masyarakat akan risiko obat ini penting untuk mencegah efek buruk yang bisa terjadi akibat penyalahgunaan. (Sbw)

Berita Terkait

Richard Lee Resmi Ditahan
BPOM Bongkar Produk Terlaris Berbahaya di Marketplace
Bareskrim Polri Gerebek Produsen Kosmetik Ilegal LC Beauty, Tersangka Tak Ditahan karena Hamil
Berkat Langkah Strategis, Taruna Ikrar Pastikan Stok Obat Aman di Sela Kecamuk Perang
Balai Besar POM Jakarta Ingatkan Warga Waspada Takjil Berwarna Mencolok
Kemenkes Ingatkan Bahaya Volume Berlebih Earphone Pada Anak
Hampir 50 Persen Gen Alpha Rentan Alami Gangguan Mental
Obat dan Kosmetik AS Usai Perjanjian Dagang, Bebas Sertifikasi Halal?

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 16:54 WIB

Awas, Bahaya Penyalahgunaan Tramadol Memicu Halusinasi

Sabtu, 7 Maret 2026 - 01:48 WIB

Richard Lee Resmi Ditahan

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:10 WIB

BPOM Bongkar Produk Terlaris Berbahaya di Marketplace

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:56 WIB

Bareskrim Polri Gerebek Produsen Kosmetik Ilegal LC Beauty, Tersangka Tak Ditahan karena Hamil

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:26 WIB

Berkat Langkah Strategis, Taruna Ikrar Pastikan Stok Obat Aman di Sela Kecamuk Perang

Berita Terbaru

BPOM ingatkan risiko tramadol: nyeri teratasi, tapi efek high bisa muncul bila disalahgunakan. (Foto: Dok. BNN)

Berita

Awas, Bahaya Penyalahgunaan Tramadol Memicu Halusinasi

Selasa, 10 Mar 2026 - 16:54 WIB

Tersangka kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen Richard Lee digiring penyidik menuju ruang tahanan Polda Metro Jaya. (Foto: Sehatcantik.id)

Berita

Richard Lee Resmi Ditahan

Sabtu, 7 Mar 2026 - 01:48 WIB

BPOM menindak peredaran kosmetik, obat, dan suplemen ilegal yang dijual bebas di platform belanja daring. (Foto: Freepik)

Berita

BPOM Bongkar Produk Terlaris Berbahaya di Marketplace

Jumat, 6 Mar 2026 - 21:10 WIB