Setelah Jeda Libur Sekolah, MBG Kembali Berjalan dengan Standar Baru

- Editor

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah masa evaluasi, MBG kembali didistribusikan dengan standar layanan yang diperketat. (Foto: Sbw/Sehatcantik.id)

Setelah masa evaluasi, MBG kembali didistribusikan dengan standar layanan yang diperketat. (Foto: Sbw/Sehatcantik.id)

Jakarta, Sehatcantik.id — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali bergulir setelah sempat berhenti sementara selama masa libur sekolah. Jeda tersebut dimanfaatkan Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan evaluasi dan pembenahan agar kualitas layanan di lapangan semakin baik.

Wakil Kepala BGN Agustina Arumsari mengatakan, penyesuaian dilakukan untuk memastikan distribusi makanan bergizi berjalan lebih tertib, tepat waktu, dan sesuai standar yang ditetapkan.

“Berbagai pembenahan yang telah dilakukan diharapkan dapat meningkatkan kualitas layanan sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh penerima,” ujar Agustina Arumsari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk memastikan pelaksanaan kembali berjalan optimal, jajaran BGN turun langsung memantau sejumlah sekolah dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta. Pemantauan dilakukan untuk melihat kesiapan dapur, ketepatan distribusi, hingga kualitas makanan yang diterima para penerima manfaat.

Baca Juga :  Penyebab Kolesterol Naik Setelah Lebaran

“Kunjungan dilakukan untuk memantau pelaksanaan Program MBG di lapangan, memastikan makanan diterima tepat waktu, serta melihat secara langsung kualitas pelayanan kepada para penerima manfaat,” kata Arumsari.

Dari hasil pemantauan, BGN mencatat masih ada sejumlah aspek yang perlu terus diperbaiki. Perbaikan itu mencakup operasional dapur, koordinasi antarinstansi, ketepatan waktu pengiriman, hingga peningkatan kualitas pelayanan.

“Seluruh masukan dan hasil pemantauan hari ini akan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan berkelanjutan agar pelaksanaan Program MBG semakin efektif, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik kepada para penerima manfaat,” kata dia.

Selama masa penghentian sementara distribusi, BGN melakukan sejumlah langkah pembenahan, mulai dari penguatan tata kelola hingga penyempurnaan sistem operasional. Evaluasi dilakukan agar pelaksanaan MBG tidak hanya menjangkau lebih banyak penerima, tetapi juga menjaga kualitas makanan yang diberikan.

Baca Juga :  Ditemani Istri, Richard Lee Jalani Sidang Kasus Perlindungan Konsumen

Peninjauan dilakukan di berbagai titik sekolah dan dapur layanan gizi di Jakarta, termasuk sejumlah sekolah tingkat TK, SD, dan SMP serta beberapa SPPG yang menjadi pusat pengolahan dan distribusi makanan.

BGN memastikan pengawasan akan terus dilakukan setelah program kembali berjalan. Setiap temuan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki sistem secara berkelanjutan.

Dengan pembenahan tersebut, pemerintah berharap MBG dapat berjalan lebih efektif sebagai program pemenuhan gizi bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaannya. (Sbw)

Berita Terkait

Doktif Hadir di Sidang Richard Lee: “Saya Juru Kunci Pintu Neraka”
Pasien BPJS Meninggal, Matinya Empati Dokter dan Perawat
Pasien BPJS Curhat di Threads: Meninggal Dunia di Sela Komentar Jahat Dokter dan Nakes
Target Penanganan TBC Belum Tercapai, Kemenkes Andalkan TBScreen.AI untuk Percepat Skrining
Keracunan Massal MBG Semarang Tembus 707 Orang, Lemahnya Audit Dapur SPPG Disorot
Ditjenpas: Tak Ada Intimidasi, Nikita Justru Duta Layanan Rutan
Indonesia Kejar Nol Kematian Dengue, Teknologi Wolbachia Jadi Salah Satu Senjata
Sidang Ditunda, Pengalihan Tahanan Ditolak, Richard Lee Gagal Bertemu Anak

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:52 WIB

Doktif Hadir di Sidang Richard Lee: “Saya Juru Kunci Pintu Neraka”

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:58 WIB

Pasien BPJS Meninggal, Matinya Empati Dokter dan Perawat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 07:31 WIB

Pasien BPJS Curhat di Threads: Meninggal Dunia di Sela Komentar Jahat Dokter dan Nakes

Senin, 3 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Target Penanganan TBC Belum Tercapai, Kemenkes Andalkan TBScreen.AI untuk Percepat Skrining

Senin, 3 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Keracunan Massal MBG Semarang Tembus 707 Orang, Lemahnya Audit Dapur SPPG Disorot

Berita Terbaru