Richard Lee Vs Doktif: Review Skincare Menjadi Pertarungan Reputasi

- Editor

Senin, 27 Juli 2026 - 19:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perseteruan antara Richard Lee dan Dokter Detektif membuka babak baru persaingan reputasi di industri skincare digital. (Foto: Detik/Sbw)

Perseteruan antara Richard Lee dan Dokter Detektif membuka babak baru persaingan reputasi di industri skincare digital. (Foto: Detik/Sbw)

Jakarta, Sehatcantik.id – Dulu, konsumen datang ke toko untuk memilih skincare. Kini, sebelum membeli, banyak yang lebih dulu membuka ponsel.

Satu video review bisa mengangkat sebuah merek. Satu kritik juga bisa membuat sebuah produk dipertanyakan. Di era digital, reputasi tidak lagi hanya dibangun lewat iklan, tetapi juga lewat percakapan di media sosial.

Di sinilah perseteruan Richard Lee dan Dokter Detektif (Doktif) menjadi menarik. Kasus ini bukan sekadar soal satu produk kecantikan, tetapi tentang bagaimana sebuah ulasan di ruang digital dapat berubah menjadi persoalan hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polemik bermula ketika Doktif mengkritik sejumlah produk kecantikan milik Klinik Athena, termasuk White Tomato dan DNA Salmon. Doktif menyampaikan temuannya berdasarkan pengujian yang dilakukannya dan mempertanyakan klaim maupun aspek keamanan produk tersebut.

Baca Juga :  BPOM Tarik Produk Pembesar Payudara dan Perapat Organ Intim

Richard Lee membantah tudingan itu. Ia menyatakan produk yang dijualnya telah mengikuti aturan yang berlaku dan memiliki izin dari BPOM.

“Semua produk yang saya jual legal dan BPOM. Dan diproduksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” kata Richard Lee saat memberikan klarifikasi.

Pihak Richard juga menegaskan bahwa produk yang dipasarkan telah melalui prosedur resmi.

“Klien kami, produk yang dijual atau diperdagangkan adalah produk yang teregistrasi Badan POM (BPOM),” ujar kuasa hukum Richard Lee.

Namun, dari sisi Doktif, kritik yang disampaikan disebut bukan sekadar opini. Doktif menilai apa yang disampaikan kepada publik merupakan bagian dari edukasi konsumen berdasarkan temuan yang dimilikinya.

Pertarungan kemudian melebar. Bukan hanya tentang kandungan sebuah produk, tetapi tentang siapa yang memiliki otoritas dalam membentuk persepsi publik.

Baca Juga :  Body Whitening Terbaik, Bisa Dilakukan di Klinik Ini

Di industri kecantikan, kepercayaan adalah mata uang utama. Konsumen membeli bukan hanya karena formula, tetapi juga karena keyakinan terhadap sebuah merek. Karena itu, ketika sebuah produk dipertanyakan oleh figur dengan pengaruh besar, dampaknya bisa jauh melampaui ruang komentar media sosial.

Fenomena ini menunjukkan perubahan besar dalam dunia pemasaran skincare. Dokter, influencer, dan reviewer kini bukan sekadar pembuat konten. Mereka menjadi penjaga gerbang opini publik.

Tetapi posisi itu juga membawa tanggung jawab besar. Sebab, antara edukasi konsumen dan promosi, antara kritik dan serangan reputasi, batasnya bisa sangat tipis.Kasus Richard Lee dan Doktif akhirnya menjadi cermin baru industri kecantikan digital Indonesia. Persaingan tidak lagi hanya terjadi di rak toko, tetapi juga di layar ponsel—tempat sebuah opini dapat menjadi kekuatan bisnis. (Sbw)

Berita Terkait

Panas! Richard Lee Ancam Doktif Bongkar Persaingan. Doktif Balas: “Bongkar Aja, Nggak Usah Nunggu!”
Hadapi Kemarau Panjang, BMKG Siapkan Operasi Hujan Buatan
Kematian Dokter Internship di Kalibata: Kemenkes Usut Tuntas, Sistem Kesehatan di Titik Kritis
Kubu Richard Lee Bongkar Perbedaan Keterangan Saksi di Persidangan
Mengenal HIV: Virus Yang Bisa Dikendalikan, Bukan Alasan Untuk Mengucilkan
Kemenkes Luruskan Kasus HIV Sidoarjo: Banyak Terdeteksi Bukan Berarti Penularan Naik
Alasan Ilmiah Mengapa Anda Perlu Menangis
Kapan Nutrisi Terbaik Berbalik Jadi Bumerang? Sisi Gelap Diet Tinggi Protein

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:51 WIB

Panas! Richard Lee Ancam Doktif Bongkar Persaingan. Doktif Balas: “Bongkar Aja, Nggak Usah Nunggu!”

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:55 WIB

Hadapi Kemarau Panjang, BMKG Siapkan Operasi Hujan Buatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 11:58 WIB

Kematian Dokter Internship di Kalibata: Kemenkes Usut Tuntas, Sistem Kesehatan di Titik Kritis

Senin, 27 Juli 2026 - 19:18 WIB

Richard Lee Vs Doktif: Review Skincare Menjadi Pertarungan Reputasi

Senin, 27 Juli 2026 - 17:12 WIB

Kubu Richard Lee Bongkar Perbedaan Keterangan Saksi di Persidangan

Berita Terbaru

BMKG memantau kondisi atmosfer dan menyiapkan berbagai langkah untuk menjaga Jakarta tetap aman menghadapi ancaman musim kering.(Foto: Freepik)

Berita

Hadapi Kemarau Panjang, BMKG Siapkan Operasi Hujan Buatan

Selasa, 28 Jul 2026 - 18:55 WIB