Sidang Suap Impor Seret Nama Pejabat BPOM dan Kemendag

- Editor

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sidang kasus suap impor mengungkap dugaan aliran dana ke sejumlah pejabat BPOM dan Kemendag. (Foto: Sehatcantik.id)

Sidang kasus suap impor mengungkap dugaan aliran dana ke sejumlah pejabat BPOM dan Kemendag. (Foto: Sehatcantik.id)

Jakarta, Sehatcantik.id – Persidangan kasus dugaan suap yang berkaitan dengan layanan impor barang mengungkap adanya pemberian uang kepada sejumlah pejabat di luar lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Nama pejabat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Perdagangan (Kemendag) muncul dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Fakta tersebut terungkap saat jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membacakan berita acara pemeriksaan (BAP) terdakwa Andri, yang menjabat Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray Cargo. Dalam keterangannya, Andri mengakui pernah menyerahkan sejumlah amplop berisi uang atas instruksi pemilik perusahaan, John Field.

Menurut jaksa, salah satu pihak yang disebut menerima uang adalah pejabat BPOM. Andri menyatakan penyerahan dilakukan langsung kepada seorang deputi bernama Tubagus dan seorang direktur bernama Partomo. Namun, ia mengaku tidak mengetahui nilai uang yang diberikan karena seluruh paket telah dipersiapkan sebelumnya.

Andri juga menyebut penyerahan uang tersebut berlangsung lebih dari sekali sepanjang 2025. Meski demikian, ia tidak dapat mengingat secara rinci jumlah maupun waktu pasti setiap penyerahan dilakukan.

Selain BPOM, jaksa mengungkap adanya aliran dana kepada empat orang di lingkungan Kemendag. Dalam BAP yang dibacakan di persidangan, Andri menyebut nama Aldison, Ronald, Rangga, dan Michael sebagai penerima. Ia mengaku mengenal nama mereka, tetapi tidak mengetahui jabatan masing-masing.

Jaksa menyatakan seluruh uang yang diserahkan berasal dari pihak internal perusahaan dan telah dikemas sebelum diterima Andri untuk kemudian diberikan kepada pihak yang dituju.

Perkara ini merupakan bagian dari kasus dugaan suap yang menjerat pemilik PT Blueray Cargo, John Field, bersama dua bawahannya, Dedy Kurniawan dan Andri. Ketiganya didakwa memberikan uang dan berbagai fasilitas kepada sejumlah pejabat Bea dan Cukai guna memperlancar proses pengeluaran barang impor.

Baca Juga :  BPOM Bongkar Kosmetik Ilegal Senilai 31,7 Miliar, Influencer Diminta Hati-Hati

Dalam surat dakwaan disebutkan nilai suap yang diduga diberikan mencapai sekitar Rp63,1 miliar. Angka tersebut terdiri atas uang tunai senilai Rp61,3 miliar serta berbagai fasilitas hiburan dan barang mewah senilai sekitar Rp1,8 miliar.

Jaksa menilai pemberian tersebut dilakukan agar aktivitas impor perusahaan mendapatkan kemudahan dalam proses pengawasan kepabeanan. Dugaan transaksi suap disebut berlangsung dalam beberapa kesempatan di berbagai lokasi selama kurun waktu tertentu.

Sejumlah pejabat Bea dan Cukai yang disebut menerima aliran dana dalam perkara ini masih berstatus tersangka dan menunggu proses hukum lebih lanjut. Persidangan terhadap para terdakwa terus berlanjut untuk mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat dalam praktik suap tersebut. (Sbw)

Berita Terkait

Pasar Estetika Medis Diproyeksi Rp8,75 Triliun, BPOM Perketat Pengawasan
Segudang Keluhan Lansia: Ke Mana Harus Berobat?
Skin Booster “Kulit Mayat”, Taruna Ikrar: “Terlarang dan Bukan Kosmetik”
Burnout Nakes Bisa Membahayakan Pasien
Kasus Richard Lee, Saksi Ungkap Produksi dan Khasiat White Tomato
Puluhan Beras Fortifikasi Bermasalah, Ini Risikonya bagi Kesehatan
Titik Balik Perang Skincare: Doktif Minta Maaf ke Heni Sagara
BPOM Temukan Bahan Kimia Obat pada Produk Alami Stamina Pria

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:34 WIB

Pasar Estetika Medis Diproyeksi Rp8,75 Triliun, BPOM Perketat Pengawasan

Selasa, 22 September 2026 - 15:56 WIB

Segudang Keluhan Lansia: Ke Mana Harus Berobat?

Senin, 21 September 2026 - 13:27 WIB

Skin Booster “Kulit Mayat”, Taruna Ikrar: “Terlarang dan Bukan Kosmetik”

Jumat, 18 September 2026 - 11:39 WIB

Burnout Nakes Bisa Membahayakan Pasien

Kamis, 17 September 2026 - 17:00 WIB

Kasus Richard Lee, Saksi Ungkap Produksi dan Khasiat White Tomato

Berita Terbaru

Pasangan lansia tampak menghadapi masalah kesehatan yang membutuhkan penanganan lebih menyeluruh. (Foto: Pexels)

Berita

Segudang Keluhan Lansia: Ke Mana Harus Berobat?

Selasa, 22 Sep 2026 - 15:56 WIB

Ilustrasi tenaga kesehatan yang menghadapi tekanan kerja dan risiko burnout dalam menjalankan pelayanan kepada pasien. (Foto: Freepik)

Berita

Burnout Nakes Bisa Membahayakan Pasien

Jumat, 18 Sep 2026 - 11:39 WIB