Lisa Mariana Laporkan Dewi Menyala soal Dugaan BPOM Palsu

- Editor

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lisa Mariana membawa persoalan legalitas produk yang dikaitkan dengan

Lisa Mariana membawa persoalan legalitas produk yang dikaitkan dengan "Dewi Menyala" ke ranah hukum setelah mengaku menemukan ketidaksesuaian pada nomor registrasi BPOM. (Foto: Sbw/Sehatcantik.id

Jakarta, Sehatcantik.id – Perseteruan Lisa Mariana dan Dewi Menyala memasuki babak baru. Setelah sebelumnya dilaporkan hingga berstatus tersangka, Lisa kini mengambil langkah hukum dengan melaporkan balik Dewi ke Polda Metro Jaya.

Laporan kali ini berkaitan dengan sejumlah produk yang dikaitkan dengan Dewi, mulai dari skincare hingga produk pelangsing. Lisa menduga produk-produk tersebut bermasalah dalam hal nomor izin edar Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Lisa bahkan membawa produk yang disebut sebagai obat pelangsing untuk menunjukkan persoalan yang menurutnya ditemukan pada kemasan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini ada pemalsuan BPOM ya, barang tidak BPOM nih. Inisialnya sih menyala-menyala itu yang serang-serang saya dan fitnah-fitnah saya. Kita kan sebagai warga negara Indonesia yang baik, kalau ada yang enggak BPOM kayak gini kita harus lapor loh,” kata Lisa.

Baca Juga :  Kandungan yang Tidak Boleh untuk Kulit Sensitif

Lisa kemudian mengklaim telah mengecek nomor BPOM yang tercantum pada produk tersebut. Menurut dia, nomor itu tidak menunjukkan produk yang sedang diperiksa, melainkan terdaftar untuk produk atau pihak lain.

“Ini produk slimming-nya ya, obat langsing. BPOM-nya itu enggak ada dan dipalsuin. Jadi ketika kita cek, bukan BPOM dia yang keluar, tapi menggunakan BPOM orang lain. Makanya laporannya langsung diterima di Polda Metro Jaya, pakai pasal Perlindungan Konsumen,” ujar Lisa.

Baca Juga :  How Skipping Breakfast May Be Harming Your Mental Health

Menurut Lisa, temuan tersebut menjadi dasar dirinya membuat laporan ke Polda Metro Jaya. Ia meminta dugaan penggunaan nomor BPOM yang tidak sesuai itu diperiksa melalui proses hukum.

Laporan ini menjadi langkah balik Lisa setelah sebelumnya Dewi lebih dulu melaporkannya hingga Lisa ditetapkan sebagai tersangka.

Kini, perseteruan keduanya kembali bergulir melalui jalur hukum.

Dugaan pemalsuan atau penggunaan nomor BPOM milik produk lain yang disampaikan Lisa masih merupakan klaim pihak pelapor dan perlu dibuktikan melalui penyelidikan kepolisian serta pencocokan dengan data resmi BPOM. (Sbw)

 

Berita Terkait

BPOM Bongkar Gudang Kosmetik dan Suplemen Ilegal Rp25 Miliar di Tangerang
Derry Sulaiman Siap Jadi Saksi Richard Lee, Tegaskan Soal Status Mualaf
Kasus Influenza Musiman Melonjak, Balita Sumbang 42 Persen Kasus Nasional
Alarm Kesehatan Mental Anak, 363 Ribu Terindikasi Depresi
Wajib Halal BPOM Mulai 18 Oktober, Siapa Paling Terdampak?
Saksi Ungkap Dugaan Teror Doktif Rp20 Miliar
Doktif Terdesak di Sidang dr. Richard Lee: Isu Pemerasan 20 Miliar hingga Skincare 1.000 Perak
Pasar Estetika Medis Diproyeksi Rp8,75 Triliun, BPOM Perketat Pengawasan

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 05:47 WIB

BPOM Bongkar Gudang Kosmetik dan Suplemen Ilegal Rp25 Miliar di Tangerang

Rabu, 30 September 2026 - 01:32 WIB

Derry Sulaiman Siap Jadi Saksi Richard Lee, Tegaskan Soal Status Mualaf

Senin, 28 September 2026 - 17:54 WIB

Kasus Influenza Musiman Melonjak, Balita Sumbang 42 Persen Kasus Nasional

Minggu, 27 September 2026 - 13:46 WIB

Alarm Kesehatan Mental Anak, 363 Ribu Terindikasi Depresi

Sabtu, 26 September 2026 - 21:39 WIB

Wajib Halal BPOM Mulai 18 Oktober, Siapa Paling Terdampak?

Berita Terbaru

Sekitar 363 ribu anak terindikasi mengalami gejala depresi berdasarkan skrining kesehatan Kemenkes. (Foto: Pexels)

Anak

Alarm Kesehatan Mental Anak, 363 Ribu Terindikasi Depresi

Minggu, 27 Sep 2026 - 13:46 WIB

Produk pangan olahan kemasan wajib mengantongi sertifikat halal demi syarat izin edar BPOM. (Foto: pexels)

Berita

Wajib Halal BPOM Mulai 18 Oktober, Siapa Paling Terdampak?

Sabtu, 26 Sep 2026 - 21:39 WIB